Sabtu, 27 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Wall Street Melemah karena Aksi Ambil Untung

Ekonomi,

Wall Street Melemah karena Aksi Ambil Untung

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 01 Agu 2025 09:31
Berita satu.com
Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah menyusul putaran terbaru laporan keuangan perusahaan dan data ekonomi. Investor nampaknya melakukan aksi ambil untung sambil menunggu hasil dari perusahaan-perusahaan megacap seperti Amazon dan Apple.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 330,30 poinvatau 0,74% menjadi 44.130,98, indeks S&P 500 (SPX) turun 23,51 poin atau 0,37% menjadi 6.339,39, dan indeks Nasdaq Composite (IXIC) turun 7,23 poin atau 0,03% menjadi 21.122,45.

Indeks S&P 500 naik sebanyak 1% dan Nasdaq sebanyak 1,5% di awal sesi perdagangan, sebelum akhirnya diserang aksi ambil untung alias profit taking. Untuk bulan ini, S&P 500 menguat 2,17%, Nasdaq naik 3,7%, dan Dow Jones naik 0,08%. 

Saham Microsoft (MSFT.O) naik 3,5% setelah merilis laporan keuangan yang kuat dan sempat melampaui ambang batas kapitalisasi pasar US$ 4 triliun, menjadikannya perusahaan publik kedua yang pernah mencapai tonggak sejarah tersebut setelah Nvidia (NVDA.O).

Saham induk Facebook, Meta Platforms (META.O) melonjak 11,3% dan ditutup pada rekor tertinggi US$ 773,44 karena pertumbuhan yang didorong oleh AI dalam bisnis intinya mendorong proyeksi pendapatan yang bullish.

Namun, saham-saham terkait AI lainnya melemah pada sesi tersebut. Saham-saham seperti produsen cip Broadcom (AVGO.O) turun 2,9%, dan Nvidia yang turun 0,8%, membebani indeks teknologi yang anjlok 3,1%, persentase penurunan harian terbesar sejak 16 April.

"Melihat pergerakan pasar hari ini, ada perusahaan kaya dan miskin, jadi ada beberapa perusahaan teknologi, seperti  semikonduktor dan peralatan, yang kinerjanya cukup buruk," kata kepala strategi pasar FL Putnam Investment Management, Ellen Hazen, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (1/8/2025).

"Microsoft berkinerja cukup baik, begitu pula Amazon dan Meta, yang kinerjanya sangat baik," tambah dia.

Dari 297 perusahaan di S&P 500 yang telah melaporkan pendapatan, 80,8% telah melampaui ekspektasi analis, menurut data LSEG. Jauh lebih tinggi dibandingkan ekspektasi selama empat kuartal terakhir sebesar 76%.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.