Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Waspada Lonjakan Produksi, Harga Minyak Dunia Senin 1 September Turun

Ekonomi,

Waspada Lonjakan Produksi, Harga Minyak Dunia Senin 1 September Turun

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 01 Sep 2025 09:38
Berita satu.com
Harga minyak dunia diperdagangkan dalam rentang sempit pada Senin (1/9/2025). Sentimen peningkatan produksi minyak global dan dampak tarif impor AS menekan harga, meskipun pasar tetap khawatir terhadap gangguan pasokan akibat serangan udara Rusia-Ukraina.

Melansir Reuters, minyak mentah Brent turun 12 sen atau 0,18% menjadi US$ 67,36 per barel pada pukul 00.46 GMT (07.46 WIB). Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat terkoreksi 13 sen atau 0,2% ke posisi US$ 63,88 per barel. Aktivitas perdagangan diperkirakan sepi karena libur bank di AS.

Dari sisi geopolitik, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan akan membalas serangan setelah Rusia melancarkan drone ke fasilitas listrik di Ukraina utara dan selatan. Dalam beberapa pekan terakhir, kedua negara meningkatkan serangan yang menargetkan infrastruktur energi dan turut mengganggu ekspor minyak Rusia.

Kekhawatiran pasar semakin besar karena pengiriman minyak Rusia turun ke level terendah empat pekan, yakni 2,72 juta barel per hari, menurut data pelacak kapal tanker yang dikutip analis ANZ.

Sementara itu, jajak pendapat Reuters pada Jumat (29/8/2025) menunjukkan harga minyak berpotensi tetap tertekan sepanjang tahun ini. Lonjakan produksi dari negara produsen utama dan ancaman tarif impor AS menambah risiko surplus pasokan sekaligus membebani pertumbuhan permintaan.

Dari Asia, aktivitas manufaktur Tiongkok kembali menyusut selama lima bulan berturut-turut hingga Agustus 2025. Kondisi ini mencerminkan pelemahan permintaan domestik dan ketidakpastian terkait hubungan dagang dengan AS.

Investor kini menanti pertemuan OPEC+ pada 7 September 2025 untuk mencari kepastian mengenai potensi tambahan produksi. Sementara itu, data Badan Informasi Energi AS mencatat produksi minyak mentah AS mencapai rekor tertinggi 13,58 juta barel per hari pada Juni, naik 133.000 barel per hari dibanding bulan sebelumnya.

Pasar juga menunggu laporan tenaga kerja AS pekan ini untuk menilai kesehatan ekonomi Negeri Paman Sam. Data tersebut akan menjadi acuan penting bagi ekspektasi pemangkasan suku bunga yang belakangan meningkatkan selera investor terhadap aset berisiko, termasuk komoditas energi.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:59

    Enam Tahanan Kabur Saat Dibawa Mobil Tahanan Kejari Pekanbaru Ke Pengadilan

     PEKANBARU- Enam tahanan kasus tindak pidana yang akan menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, melarikan diri (kabur) dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.K

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:49

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026

    PEKANBARU - Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) tak hanya menjadi momentum strateg

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:45

    Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sepanjang 2026.Program tersebut men

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:41

    Tegas, Iran Bakal Tindak Kapal Lintasi Selat Hormuz Tanpa Izin

    Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) wanti-wanti kapal yang mencoba melintasi Seat Hormuz tanpa izin. Sebelumnya, Iran kembali menutup Selat Hormuz di tengah meningkatnya eskalasi konflik Timur Teng

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.