Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • 6 Bulan Buat Pengaduan Ke Penyidik Ibu Paruh Baya ini Belum Ada Penyelesaian

hukrim

6 Bulan Buat Pengaduan Ke Penyidik Ibu Paruh Baya ini Belum Ada Penyelesaian

Laporan: Anggi Sinaga
Rabu, 25 Mei 2016 16:49
Anggi Sinaga
Anak khadijah saat menunjuk tanah ibu nya yang bersengketa.

TANAHPUTIH- Karena merasa ditipu dan dirugikan, seorang janda paruh baya Khadijah (52)membuat pengaduan permasalahannya ke pihak Polsek Tanah Putih , namun sudah hampir enam bulan, Khodijah membut pengaduan di Polsek Tanah Putih, terkait dugaan tindak pidana penipuan sengketa tanah miliknya yang terletak di areal pasar Minggu Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, dengan ukuran  5 meter X 10 meter. Namun, sampai saat ini, kasus tersebut masih belum bisa diungkap oleh Satuan Polsek Tanah Putih.

"Ya, sampai sekarang kami masih menunggu hasil pengaduan kami kemarin dari Polsek Tanah Putih," ujar Khodijah (52) didampingi anak kandungnya Agus (29), pada Rabu (24/5) saat dijumpai di rumah kediamanya.

Dia menerangkan, pada tahun 1996 silam ia membeli tanah kaplingan dari Zainal Syam (45) warga Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, dengan harga Rp.250.000 ( dua ratus lima puluh ribu rupiah ). "Sewaktu saya ingin membangun diatas tanah tersebut, dilarang oleh Mansyurdin dengan mengatakan bahwa tanah yang dibelinya tersebut adalah miliknya," terang Khodijah.

Janda yang sudah paruh baya ini mengatakan, bahwa sengketa itu sudah beberapa kali di mediasi oleh Pemerintah Kelurahan Banjar XII dan Pemerintah Kecamatan Tanah Putih. Namun, tidak ditemukan penyelesaian. "Bahkan Pemerintah Kelurahan Banjar XII dan Pemerintah Kecamatan Tanah Putih, akhirnya mengarahkan penyelesaian ini ke pihak penegak hukum , "Tapi, apa boleh buat sampai saat ini belum juga selesai " katanya.

Sambil menyeka airmata yang keluar dari pelupuk matanya, Ibu paruh baya itu berharap dengan pengaduan yang ia buat di Polsek Tanah Putih lebih kurang enam bulan lalu dapat terselesaikan dengan baik. Karena, jika selesai ia ingin memanfaatkan tanah tersebut untuk tempat berjualan untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari. "Gimanalah nak, kita inikan orang susah dan tidak berpendidikan. Tentunya orang lebih pintar dan lebih taulah yang bisa menyelesaikan masalah ini," ujarnya dengan nada haru.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tanah Putih AKP Rahmad Siregar ketika dikonfirmasi mengatakan, membenarkan sudah menerima pengaduan Khodijah itu terkait sengketa tanah 5 meter X 10 meter saat ini sudah ditangani oleh satReskrim Polsek Tanah Putih,oleh Brigadri Bobby Satria. "Tanya lansung ke Bobby lah, dia yang menangani kasus itu," ujar Rahmad.

Sementara itu, Brgigadir Bobby Satria ketika dihubungi berulangkali untuk diminta tanggapanya terhadap kasus yang ia tangani. Sampai berita ini diterbitkan tidak mengangkat HPnya.(asg)

Hukrim
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.