hukrim
Amankan Mudik, Polresta Pekanbaru Turunkan 800 Personil Bersenjata Lengkap
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Senin, 27 Jun 2016 12:06
PEKANBARU - Kapolresta Pekanbaru AKBP Tonny Hermawan mengatakan dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran, pihaknya akan menurunkan anggotanya dengan senjata lengkap baik senjata laras panjang maupun senjata laras pendek.
"Ya dalam pengamanan Lebaran ini saya tidak mau anggota saya jadi korban para pencoleng, untuk itu dalam pengamanan ini anggota juga dibekali senjata baik laras panjang maupun pendek," kata Kapolresta, Minggu (26/6) siang.
Ia mengatakan setiap patroli baik untuk kompleks perumahan mapun di jalan-jalan raya petugas akan di lengkapi dengan persenjataan lengkap. "Pokoknya dalam pengamanan ini saya tidak mau kecolongan maka semua kita persiapkan," tegasnya.
Menurut orang nomor satu di jajarannya tersebut, dalam pengamanan Lebaran ini tidak ada anggota yang cuti dan akan diturunkan sekitar 800 personil serta dibantu dari personil Linmas, TNI, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan petugas dari Dinas Perhubungan setempat.
Sepekan lebih menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, angka kejahatan dan kriminalitas diprediksi akan mengalami peningkatan.Salah satu kejahatan yang diperkirakan paling menonjol adalah penjambretan dan perampokan, terutama pada nasabah bank. Untuk itu, jajaran kepolisian akan memperkuat penjagaan di bank, mall, serta pusat-pusat perbelanjaan.
"Angka kejahatan kita prediksikan memang meningkat. Hal ini lebih disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang lebaran. Meski demikian, kita tetap mengantisipasi dengan menerjukan para personil di sejumlah titik yang menjadi pusat keramaian. Kami tetap mengambil tindakan tegas, bagi siapapun yang melakukan aksi kejahatan ini," katanya.
Kapolresta, juga berharap agar masyarakat berpartisipasi aktif membantu aparat kepolisian dalam mencegah terjadinya aksi kejahatan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.
"Kami juga menghimbau agar masyarakat tidak menggunakan perhiasan yang menonjol dan mengundang perhatian. Ini sangat berbahaya," harapnya.
Ia menjelaskan, selain aksi kejahatan jalanan, yang perlu diwaspadai adalah pembobolan rumah yang ditinggal penghuninya. Kapolreta mengimbau masyarakat yang hendak mudik agar melapor kepada pengurus RT setempat supaya rumahnya yang kosong terdata petugas.
"Warga yang mengosongkan rumahnya pada saat ditinggal mudik untuk melapor ke pengurus RT supaya bisa terdata. Selanjutnya, lokasi itu akan dijadikan jalur patroli supaya terpantau dan terhindar dari sasaran kejahatan," tandasnya. (snc/hms)
Hukrim
PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan