Minggu, 26 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Diduga Ada Kartu Nikah Aspal Beredar di Kepenghuluan Sintong Bakti

Hukrim

Diduga Ada Kartu Nikah Aspal Beredar di Kepenghuluan Sintong Bakti

Laporan:Anggi Sinaga
Rabu, 24 Agu 2016 13:02
Anggi Sinaga
Inilah sepasang buku nikah suami istri yang diduga Aspal yang ditemukan di Kepenghuluan Sinting Bakti Kecamatan Tanah Putih .

UJUNGTANJUNG - Dugaan adanya Indikasi pemalsuan  data Otentik berupa Kartu Nikah Aspal (asli tapi palsu) di wilayah Kecamtan Tanah Putih khususnya di Kepenghuluan Sintong Bakti mulai marak dibicarakan ditengah masyarakat.

Terkait Buku Nikah yang diduga Asli tapi Palsu (Aspal) ini beredar saat terjadi pemilihan Penghulu (pilpeng) di Kepenghuluan Sintong Bakti Kecamatan Tanah Putih yang diberikan secara gratis kepada warga dengan tujuan untuk merekrut suara kepada salah satu kandidat Calon Penghulu .

Dari hasil informasi dan bukti yang dirangkum dilapangan ada ditemukan buku Nikah salah satu keluarga suami istri yang aneh, bahwa  nomor seri kartu nikah nya berbeda, yang menurut aturan kebiasaan bahwa nomor seri Buku Nikah Suami istri seharusnya sama.

Kecurigaan lain juga ditemukan  salah satu kartu nikah atas nama  Surono (57) dengan Kutipan Akta Nikah nomor 241/1998 dengan pasangannya nama Nurmawati (43)  yang pada saat itu diketahui kepala KUA Kecamatan Tanah Putih adalah Drs. Arifin namun dalam buku nikah suami istri tersebut ditanda tangani dan di keluarkan oleh H.Mhd. Zuhri SAg. Sedangkan H. Mhd . Zuhri SAg   menjabat KUA Tanah Putih Pada Tahun 2012- 2013.

Terkait hal dugaan isu buku nikah asli namun isi palsu pihak Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih .Usman SAg  saat dikonfirmasi Rabu (24/8) diruang kerjanya mengatakan Bahwa buku nikah yang diterbitkan tahun 1998 dan ditanda tangani oleh H.Mhd.Zuhri SAg pada tahun 2013  itu diduga palsu.

" Alasannya karena pada tahun 1998 yang menjabat KUA Kecamatan Tanah Putih Bukan H.Mhd.Zuhri.SAg melainkan Drs. Arifin,"jelasnya.

Sementara itu H.Mhd.Zuhri SAg saat ditemui mengakuinya."  Memang ada saya mengeluarkan buku nikah itu, karena ada beberapa orang yang meminta tolong tidak ada biaya untuk membayar buku nikahnya, saya tidak ada meminta dana sepeser pun dari mereka," jelasnya. (asg)

Hukrim
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:24

    DPO Narkoba Dibekuk saat Menghadiri Pesta Pernikahan

    BENGKALIS - Pelarian buronan kasus narkotika berakhir dramatis. Pria berinisial L (46), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), ditangkap Tim Opsnal Polsek Rupat, saat menghadiri pesta pernikah

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:41

    Polri Periksa 86 Rekaman CCTV Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan terus mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kon

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:07

    Susul Eks Menag Yaqut, Gus Alex Kini Ditahan KPK dan Kenakan Rompi Oranye

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia ditahan us

  • Selasa, 17 Mar 2026 14:46

    Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jelang Lebaran, 10 Kg Ganja Disita

    Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Grogol, Jakarta Barat (Jakbar). Barang bukti berupa 10 kilogram (kg) ganja berhasil disita pihak kepolis

  • Selasa, 17 Mar 2026 14:10

    Viral! Jambret Rampas Santunan Anak Yatim di Pekanbaru, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

    Pekanbaru - Aksi penjambretan terhadap seorang anak yatim terjadi di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini menjadi perhat

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.