Peristiwa
Dihajar Puluhan OTK, Pekerja Kebun Sawit Babak Belur
Laporan: Anggi Sinaga
Minggu, 26 Jun 2016 19:03
BANGKOPUSAKO- Seorang buruh Kebun Sawit Muhammad Rikwan Pelajaren Tarigan (39) warga Kepenghuluan Pematang Botam Kecamatan Rimba Melintang babak belur akibat dianiaya oleh puluhan orang saat ia sedang bekerja dikebun milik Togab Manurung yang berada di Sei.Manasib Kecamatan Bangko Pusako senin (20/6) sekitar pukul 17.45 wib minggu lalu.
Akibat penganiayaan itu kondisi korban saat itu mengalami babak belur dibagian wajah kepala dan seluruh tubuhnya karena dianiaya oleh puluhan orang yang mendatangi korban saat bekerja menunas pelepah sawit milik Togab Manurung.
Kapolres Rohil AKBP Henry Posma Lubis Sik melalui Kasubag Humas Aiptu Pangeran Yusran Cery membenarkan adanya kejadian itu.
Saat ini para pelaku sudah diamankan di Polsek Bangko Pusako sebanyak 4
orang diantaranya Su, Ju, Sug dan MS untuk dilakukan penyidikan lebih
lanjut.
Saat dikonfirmasi korban Muhamad Rikwan Pelajaren Tarigan minggu (26/6) sekitar pukul 14.00 wib menjelaskan, kejadian itu bermula ketika korban sedang kerja tiba tiba ada suara tembakan lebih kurang tiga kali dan mengatakan " Tangkap ,bunuh, ikat ".
" Saat itu saya melihat ada orang lebih kurang lima belas
orang mendatangi saya dan langsung menghajar saya. Karena saya tak
sanggup lagi melawan, akhirnya saya diikat bagian tangan dan kaki dan
dimaksukkan kedalam mobil pickup L300 warna hitam," jelasnya.
"Saat itu saya tak sadar lagi kemana saya dibawa hanya mendengar suara
dari mereka saat saya berada dalam mobil pickup L300 dengan keadaan
tangan dan kaki terikat. "Kau berhadapan aja nanti, kau mau dibuang
kesungai Rokan, " ucapnya menirukan suara dari para pelaku ketika itu.
" Dari lima belas orang itu saya hanya mengenal dua orang, "tuturnya.
Hal itu juga diterangkan oleh saksi Samsul Sirait , tanpa diketahui dan disadari saat para pelaku melakukan aksinya Samsul Sirait yang saat itu berada dikebun yang bersebelahan dengan tempat korban, menjelaskan ada melihat dan mendengar suara ribut dan letusan senjata, karena takut melihat kejadian itu Samsul Sirait akhirnya keluar dari kebun untuk memberitahu kepada warga ,selanjutnya warga sekitar menghentikan mobil yang membawa korban saat itu menuju Sungai Rokan, tepatnya di depan kantor Polsek Bangko Pusako dan langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Bangko. (asg)
Hukrim
PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan