Senin, 20 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Ingat Lokasi Prostitusi Teleju yang Legal Itu? Pindah ke Lokasi Prostitusi di Pekanbaru Jondul?

Ingat Lokasi Prostitusi Teleju yang Legal Itu? Pindah ke Lokasi Prostitusi di Pekanbaru Jondul?

Admin
Senin, 22 Mar 2021 16:40
pekanbaru.tribunnews.com

PEKANBARU - Bicara soal lokasi Prostitusi di Pekanbaru yang sempat legal adalah lokasi prostitusi di teleju dan kini sudah diberangus tapi muncul lagi di Jondul .

Kini, muncul lokasi Prostitusi di Pekanbaru yang baru namun terselubung dan tak sepi pelanggan yakni di Kawasan Jondul, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Selain terselubung dan ramai pelanggan, lokasi Prostitusi di Pekanbaru di kawasan Jondul ini juga berkedok pijat.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus menyoroti keberadaan praktek Prostitusi di Pekanbaru khususnya di kawasan Jondul itu.

Ia mengatakan bahwa praktek Prostitusi di Pekanbaru ini layaknya penyakit masyarakat.

Firdaus mengatakan bahwa permasalahan ini sebagai masalah sosial yang mesti ditangani bersama.

Masyarakat bisa menbantu dalam upaya mencegah keberadaan praktek prostitusi di sana.

OPD terkait seperti Satpol PP Kota Pekanbaru, Dinas Sosial Kota Pekanbaru juga bekerjasama dengan aparat dari TNI serta kepolisian.

"Keberadaan pelaku praktek prostitusi ini masih kucing-kucingan dengan aparat keamanan," terangnya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (22/3/2021).

Menurutnya, para pelaku prostitusi menghilang saat aparat gabungan datang ke Kawasan Jondul.


Mereka buka lagi setelah aparat gabungan meninggalkan lokasi.

Firdaus mengajak masyarakat sekitar kawasan itu bisa ikut serta mencegah praktek prostitusi di sana.

Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda bisa memberi pemahaman agar bisnis haram itu segera ditutup.

"Mereka bisa memberi pemahaman, serta masyarakat bisa memberi sanksi sosial terhadap pelaku prostitusi," paparnya.

Dirinya menegaskan bahwa Satpol PP Kota Pekanbaru bersama aparat gabungan sudah berupaya menutup praktek prostitusi di kawasan itu.

Namun masih saja kucing-kucingan dengan petugas yang datang.

"Maka perlu pendekatan langsung dari tokoh masyarakat di kawasan itu," ujarnya.

Tim Satpol PP Kota Pekanbaru sudah berulang kali menertibkan kawasan itu.

Namun tetap saja masih ada praktek prostitusi terselubung di kawasan tersebut.

"Saya akan tugaskan lagi satpol pp untuk lakukan pembinaan lalu kordinasi dengan kepolisian," terangnya.

Firdaus menilai pemerintah bakal melakukan pengawasan terhadap lingkungan di kawasan tersebut.

Ada pendekatan oleh lurah dan camat setempat.

"Mereka bakal melakukan pendekatan, guna melihat langsung kawasan di komplek perumahan tersebut," ujarnya.

Mereka nantinya bakal melihat pelaku dari praktek prostitusi di kawasan itu.

Ada kemungkinan mereka bukan masyarakat setempat.

Pelaku yang membuka praktek haram itu hanya penyewa di kawasan itu.

Tahap awal RT dan RW serta lurah bisa menertibkan kawasan itu.


Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.