Hukrim
Jadi Target Peredaran Narkoba, Generasi Muda Perlu Diselamatkan
Rabu, 03 Agu 2016 14:57
BATAM - Kepala BNN Kota Batam, Darsono mengungkapkan, generasi muda paling rentan menjadi target peredaran narkoba di Batam. Karena itu, perlu diwaspadai dan ditanggapi serius sedini mungkin.
"Ini harus ditanggapi secara serius, karena generasi muda merupakan penerus perjuangan bangsa, sehingga perlu diselamatkan," ujar Darsono di kantor BNN Kota Batam, sebagaimana dikutip dari Haluan Kepri, Rabu (3/8/2016).
Batam, lanjut Darsono, memiliki letak geografis yang sangat strategis dan dikelilingi lautan sehingga penyaluran dari negara luar susah untuk dimonitor. "Potensi bahaya narkoba di Batam sangatlah besar, karena pendistribusian mayoritas melalui jalur laut, itupun menggunakan pelabuhan tikus," jelasnya.
Karena itu, kata dia, untuk menghentikan laju peredaran narkoba tidak bisa dibebankan kepada BNN, Polisi, TNI dan Imigrasi semata. Namun juga diperlukan peran serta masyarakat sekitar. Darsono menambahkan, saat ini ada 40 jenis narkoba yang terdeteksi beredar di Indonesia, dari semua itu baru 18 jenis yang masuk dalam hukum, untuk narkoba favorit adalah sabu-sabu.
"Jadi, peran BNN ini melakukan pemberantasan peredaran narkoba serta melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba, di mana dengan melibatkan segala unsur. Untuk hitungan sementara, 0,2 dari jumlah penduduk Kota Batam (1,2 juta jiwa-red) adalah pemakai narkoba," bebernya.
Sehingga BNN Kota Batam, kata dia, harus lebih giat lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas, agar peredarannya tidak semakin menyebar, karena narkoba ini sama seperti virus dan harus dicegah secara dini dengan memberikan penyuluhan kepada generasi muda.
"Untuk mewujudkan generasi bebas narkoba, BNN Kota Batam selalu hadir di tengah masyarakat termasuk kepada generasi muda untuk melakukan konsultasi tentang bahaya narkoba," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang siswa sekolah Mondial, Jeslin mengaku mendapat penjelasan banyak setelah mendatangi kantor BNN untuk berkonsultasi dengan didampingi guru serta teman sekelasnya.
"Saya lebih tahu banyak setelah datang ke sini, mulai dari bahaya penggunaan narkoba dan jenisnya," sebut Jeslin. (Okezone.com)
DPO Narkoba Dibekuk saat Menghadiri Pesta Pernikahan
BENGKALIS - Pelarian buronan kasus narkotika berakhir dramatis. Pria berinisial L (46), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), ditangkap Tim Opsnal Polsek Rupat, saat menghadiri pesta pernikah
Polri Periksa 86 Rekaman CCTV Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan terus mengusut tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kon
Susul Eks Menag Yaqut, Gus Alex Kini Ditahan KPK dan Kenakan Rompi Oranye
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan staf khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Ia ditahan us
Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jelang Lebaran, 10 Kg Ganja Disita
Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Grogol, Jakarta Barat (Jakbar). Barang bukti berupa 10 kilogram (kg) ganja berhasil disita pihak kepolis
Viral! Jambret Rampas Santunan Anak Yatim di Pekanbaru, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Pekanbaru - Aksi penjambretan terhadap seorang anak yatim terjadi di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini menjadi perhat