Keluarga PRT Asal Rohul Minta Jenazah Anaknya Diotopsi
Laporan : Fahrin Waruwu
Minggu, 18 Okt 2015 15:18
ROKAN HULU - AP (18) yang merupakan Pekerja Rumah Tangga (PRT) di Jogjakarta asal Sungai Kuti Desa Muara Dilam Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu dipulangkan oleh majikannya pada Sabtu 17/10 malam dalam keadaan tidak bernyawa. Menurut pengakuan majikannya, AP meninggal lantaran terlibat kecelakaan lalulintas.
Namun, pihak keluarga AP merasa curiga terhadap kondisi Jenazah anaknya, pasalnya, tidak ada luka maupun lecet pada tubuh korban, malahan saat diperiksa oleh bidan setempat, AP dalam kondisi hamil.
Dengan kecurigaan itu, pihak keluarga memohon kepada pihak kepolisian pada Polsek Kunto Darussalam Rohul untuk melakukan otopsi terhadap jenazah anaknya, agar pihak keluarga mengetahui pasti penyebab meninggalnya putri kesayangan mereka.
Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono S.Ik, M.Hum melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Yuli Hasman membenarkan adanya jenazah PRT dari Jogjakarta inisial AP (18) anak dari St. S Demak Pasaribu dan E.Hutabarat Warga Muara Dilam Kecamatan Kunto Darussalam.
Dari keterangan majikannya, Pontas Pasaribu dan Istrinya Rohani yang datang dari Jogja mengantar Jenazah AP, AP meninggal karena diduga Laka lantas, namun karena pihak keluarga AP tidak menerima, kini jenazah di otopsi di Rumah Sakit Bayangkara Polda Riau di Pekanbaru.
"Jenazah almarhum dilakukan otopsi, didasari permintaan keluarga, karena tidak menerima alasan meninggalnya almarhum dari pihak majikan, di tambah ada bidan yang bernama Elisabet yang mengatakan almarhum hamil, " jelas Kapolsek Kunto Darussalam melalui via selulernya menjawab spiritriau.com minggu (18/10/2015) Pagi
Diterangkannya, AP Sudah bekerja kepada majikannya di Jogja selama 4 tahun lalu, namun naas yang menimpa PRT ini, sesuai kata majikannya almarhum meninggal karena dugaan lakalantas ke tabrak dengan mobil diwilayah Hukum Polres Bantul Yogyakarta.
"Atas kejadian ini kita tetap kordinasikan ke Polres Bantul Yogyakarta, dan jenazah di optopsi guna penyidikan lebih lanjut,"pungkasnya.
"Alasan majikan yang mengantar itu katanya, anak saya korban kecelakaan lalulintas, tapi kok gak ada luka dan lecet, herannya lagi, hasil pemeriksaan bidan di sini, kalau putri saya dalam keadaan hamil pula," tutur Ibu AP.
Terkait hal itu, iapun meminta pihak kepolisian supaya menyelidiki penyebab kematian puterinya itu. "Kami minta pihak kepolisian supaya memeriksan peristiwa yang menimpa putri saya, sebab semuanya penuh tanda tanya," ungkap Ibunda AP. (Fah)
Wako Agung Nugroho Sambut Kedatangan Jemaah Haji Asal Kota Pekanbaru
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 Batam asal Kota Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Ia menyapa langsung para jemaah di Bandara Sultan Syarif Kasi
Polsek Tanah Putih Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMPN 6
TANAHPUTIH- Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi remaja dan pelajar di S
Penampakan Rumah Silmy Karim Digeledah KPK, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus du
Gasak 700 Dolar AS Milik Turis Australia, WN Iran Dibekuk Polisi di Ubud Bali
Kepolisian Resor Gianyar, Bali, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial AFK atas dugaan tindak pidana pencurian terhadap sesama warga asing. AFK diduga mengambil uang milik seo
Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung, Begini Duduk Perkaranya
Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara puluhan anggota TNI dengan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Insiden itu disebut dipicu oleh kesalahpahaman