Misteri di Balik Penemuan 5 Mayat di Kampar Belum Terungkap, Terbaru Jasad Wanita dari Kota Malang
Admin
Senin, 14 Feb 2022 16:28
KAMPAR - Hingga kini misteri di balik penemuan 5 mayat di Kabupaten Kampar, Riau belum juga terungkap.
Terbaru Penemuan jasad wanita di Bendungan Desa Sungai Paku Kecamatan Kampar Kiri, Selasa (8/2/2022), menambah daftar mayat misterius di Kampar yang penyebab pasti kematiannya belum terungkap.
Pihak kepolisian telah mengungkap identitas jasad wanita dengan sayatan di leher itu bernama Amrih Lidiawati, 29 tahun.
Diketahui berasal dari Dusun Bunut, Desa Tunjung Tirto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.
Meski begitu, Kepolisian Resor Kampar belum mengungkap motif di balik penemuan mayat tersebut. Meski muncul dugaan jika wanita itu adalah korban pembunuhan.
Berdasarkan catatan, Amrih menambah daftar peristiwa misterius menjadi lima penemuan mayat yang cukup menggemparkan. Dihitung sejak September 2021 lalu.
Berikut rinciannya:
1. Sesosok Mayat Nenek di Parit Ladang Desa Sendayan
Penemuan mayat sesosok nenek pada Minggu (26/9/2021), di sebuah parit ladang Dusun Dua Kapur Desa Sendayan Kecamatan Kampar Utara.
Pihak Polres Kampar baru mengungkap usia wanita sekitar 65 tahun itu. Sementara nama jelas, alamat dan penyebab kematian sang nenek belum diungkap.
2. Pemuda dengan Leher, Tangan dan Kaki Terikat
Selang dua pekan kemudian, Kampar kembali digemparkan dengan penemuan mayat seorang pemuda di pinggir Kilometer Jalan Lintas Bangkinang-Petapahan Desa Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang pada Minggu (10/10/2021).
Kondisinya sangat mengenaskan. Leher, kaki dan tangannya terikat dengan sejumlah luka di sekujur tubuh pemuda yang diperkirakan berusia 25 tahun itu.
Belakangan diungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, bahwa pemuda itu bernama Arpan Dermawan, warga Jalan Seroja, Pekanbaru.
Lagi-lagi, misteri di balik kematian Arpan belum terungkap. Meski diduga kuat, Arpan adalah korban pembunuhan.
Ini diperkuat oleh penjelasan Kombes Sunarto yang mengklaim bahwa, kepolisian sebenarnya sudah mengantongi identitas pelaku.
Ada tiga orang terduga pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran.
Menurut Sunarto, petugas kesulitan menangkap mereka, karena pelaku sering bertukar alat komunikasi dan sering berpindah-pindah.
Ini membuat petugas kesulitan menemukan mereka.
"Keberadaannya di luar Riau, Polres Kampar terus mengejar mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa tertangkap," ucap Sunarto, Kamis (4/11/2021) lalu.
Sunarto belum bisa memastikan apa motif pembunuhan ini. Dia menyebut semuanya akan terungkap ketika pelaku sudah berhasil diamankan.
Kabid Humas memaparkan, sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat menghubungi keluarganya.
Dia meminta pertolongan karena sedang dibawa oleh sejumlah orang secara paksa dengan mobil.
"Abangnya sempat ditelepon saat korban dibawa ke dalam mobil," tuturnya.
3. Pemuda Nyaris Tinggal Kerangka
Penemuan mayat yang tak kalah menggemparkan adalah di belakang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Purwosari Ujung dalam wilayah Dusun I Pandau Makmur Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu pada Jumat (22/10/2022).
Jasad ditemukan membusuk di dalam semak belukar.
Mayat itu dikerubuti belatung dengan posisi dalam keadaan terlentang dengan kaki kanan melipat ke arah selangkangan.
Mayat itu hanya mengenakan baju, tanpa celana.
Pihak Polres Kampar mengidentifikasi mayat itu berjenis kelamin laki-laki yang usianya diperkirakan antara 19-43 tahun.
Tinggi badan antara 157,1 sampai 165,7 sentimeter.
"Perkiraan kematian antara satu sampai tiga pekan," ungkap pihak Polres Kampar dalam rilisnya kala itu setelah mayat ditemukan.
Dalam keterangan tertulis itu, dinyatakan bahwa identitas jasad masih diselidiki.
Hingga kini, tak ada informasi lanjutan terkait pengungkapan misteri di balik penemuan mayat tersebut.
Baik identitas maupun penyebab kematian.
4. Mayat Mengapung di Sungai Kampar
Selasa, hari pertama bulan Februari, Kampar juga dihebohkan dengan penemuan mayat di Dusun Sialang Desa Salo Kecamatan Salo.
Mayat tanpa identitas itu ditemukan mengapung dengan posisi tertelungkup di tepian Sungai Kampar.
Polres Kampar merilis hasil pemeriksaan sementara, tentang ciri-ciri jasad.
Terungkap sebagai jasad laki-laki yang berusia antara 40-60 tahun dan tinggi badan antara 150-165 centimeter.
Jasad mengenakan baju kaos coklat bermotif kotak kotak kecil dan celana panjang warna biru.
Hingga kini, Polres Kampar juga belum mengumumkan identitas sebenarnya jasad laki-laki tersebut. Berikut penyebab kematian.
5. Mayat Wanita dengan Sayatan di Leher
Sesosok mayat wanita ditemukan di Bendungan Desa Sungai Paku Kecamatan Kampar Kiri, Selasa (8/2/2022) pagi.
Kepala Polsek Kampar Kiri, Kompol. Bambang Sugeng menyebut jasad mengapung di permukaan bendungan. "Ada sayatan di leher korban," ungkapnya.
Jasad pertama sekali dilihat oleh dua warga setempat, Syafriadi (47) dan Buyung Azhari (59). Mereka hendak mencari ikan di bendungan.
"Setiba di pinggiran bendungan, saksi Syafriadi melihat ada orang mengapung. Lalu memanggil saksi Buyung Azhari," ungkap Bambang. Penasaran, keduanya ingin memastikan sosok yang mengapung adalah jasad seseorang.
Kedua warga itu kemudian mengayuh perahu ke arah sosok yang mengapung.
Setelah dilihat dari dekat, barulah dipastikan bahwa sosok yang mengapung itu adalah jasad wanita. Lalu mereka memberitahu Polsek Kampar Kiri.
Bambang mengatakan, dari hasil pemerikaan di lokasi, terdapat luka sayatan di leher jasad wanita itu. Ia mengungkapkan, identitas wanita itu belum diketahui.
Menurut Bambang, jasad wanita itu diperkirakan berusia 25 tahun. Jasad mengenakan celana jins biru, dres lengan panjang warna coklat dan memakai jilbab coklat.
Belakangan mayat itu diketahui bernama Amrih Lidiawati, 29 tahun.
Berasal dari Dusun Bunut, Desa Tunjung Tirto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur
Sementara itu, belum mendapatkan penjelasan dari pihak Polres Kampar.
Kepala Polres Kampar, AKBP. Rido Rolly Purba dan Kasat Reskrim, AKP. Bery Juana Putra belum merespon permintaan konfirmasi hingga berita ini diturunkan.