Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Polsek Panipahan Selidiki Kasus Penganiayaan Mahasiswa yang Meninggal Dunia

Polsek Panipahan Selidiki Kasus Penganiayaan Mahasiswa yang Meninggal Dunia

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Jumat, 04 Des 2015 18:57
Hendra Dedi Syahbudi

PANIPAHAN - Jajaran Kepolisian Sektor Panipahan menangani kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya korban yang bernama AB (23) seorang mahasiswa, warga Kepenghuluan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika).

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum spiritriau.com, Jumat (4/12) menyebutkan, bahwa penganiayaan tersebut terjadi pada hari Rabu (2/12) sekitar pukul 22.30 WIB di tempat lokalisasi yang terletak di jalan Bersama Kepenghuluan Teluk Pulai Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Dimana, pelaku telah diketahui identitasnya bernama AD (28) warga kepenghuluan Teluk Pulai dan masih dalam pengejaran tim opsnal Polsek Panipahan.

Kejadian bermula saat korban bersama teman-temannya sedang berada di lokalisasi barak milik "Tanri" yang berada di Kepenghuluan Teluk Pulai Kecamatan Palika.  Tak jelas masalahnya, namun tiba-tiba terlihat korban dan pelaku terlibat pertengkaran mulut yang berujung dengan perkelahian. Saat itu, baik korban maupun pelaku sama-sama dalam pengaruh alkohol.

Kemudian pelaku AD meninggalkan tempat lokalisasi dan diduga pulang mengambil satu bilah pisau.  Korban bertemu lagi dengan pelaku di depan pintu masuk tempat lokalisasi. Tidak disangka, pelaku menikam leher sebelah kiri korban dengan menggunakan sebilah pisau dan mendorongkan korban hingga terjebur ke laut. Setelah itu pelaku melarikan diri. Korban ditolong warga dan dibawa ke Puskesmas. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan, hingga akhirnya meninggal dunia.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Subiantoro SH SIK yang dikonfirmasikan melalui Kapolsek Panipahan, AKP Wahariyana menerangkan bahwa saat ini telah diterbitkan DPO (Daftar Pencarian Orang) terhadap pelaku AD.

" Tim Opsnal Polsek Panipahan terus melakukan penyelidikan dan mengumpulan informasi tentang  keberadaan pelaku. Sampai saat ini pelaku masih terus dalam pengejaran Tim Opsnal Polsek Panipahan," jelas Wahariyana. (Ded)

Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:45

    4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!

    EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:43

    Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat

    JAKARTA â€" Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:40

    Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet

    JAKARTA â€" Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:38

    Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?

    BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.