hukrim
Sudah Lapor Polisi, Sadad Terus Kemalingan hingga Empat Kali
Kamis, 26 Mei 2016 11:31
JAKARTA – Kasus pencurian rumah kosong secara beruntun menimpa Alsadad Rudi (27), yang tinggal di Perumahan Graha Studio Alam, Jalan Raden Saleh, Cilodong, Depok. Bahkan, rumah miliknya hingga empat kali kemalingan.
Sadad menuturkan, empat kasus pencurian terjadi di rumahnya pada 22 dan 23 April, serta 3 dan 24 Mei 2016. Seluruh peristiwa itu terjadi pada siang hari, tepatnya saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal bekerja.
"Di semua kejadian itu saya baru tahu kalau kemalingan pas malam harinya saat baru sampai di rumah," kata Sadad saat ditemui, Kamis (26/5/2016).
Sadad mengungkapkan, ia sudah mengalami banyak kehilangan harta benda akibat serangkaian peristiwa itu. Pada kejadian pertama, ia kehilangan sebuah jam tangan yang disimpannya dalam lemari pakaian.
Sementara pada kejadian kedua, ia kehilangan sejumlah peralatan pertukangan yang disimpannya di dapur, salah satunya tangga aluminium berukuran 2 meter.
Menurut Sadad, kerugian materi terbesar yang dialaminya terjadi pada peristiwa ketiga yang terjadi pada 3 Mei. Saat itu, ia kehilangan uang USD250 yang disimpannya di dalam lemari pakaian.
Usai peristiwa ini, ia langsung melapor ke Polsek Sukmajaya.
Namun, ia menyebutkan, pelaporan tersebut tidak ditindaklanjuti penyidik untuk mengecek dan mengindentifikasi lokasi kejadian.
"Yang datang cuma anggota Babinkamtibmas. Itu juga cuma lihat-lihat," kata Sadad.
Tiga pekan berselang, rumah Sadad kembali dibobol maling. Ia kehilangan satu unit ponsel dan uang USD41 pada 24 Mei.
"Uang dolar-nya itu uang sisa kejadian sebelumnya. Jadi pas kejadian ketiga, uangnya tidak diambil habis, tapi disisain. Nah, sisa uangnya itu yang sekarang diambil lagi," kata Sadad.
Usai rumahnya dibobol maling, Sadad telah melakukan langkah pencegahan agar aksi serupa tak kembali terulang. Ia mengganti kunci di seluruh pintu rumahnya. Namun, tetap saja rumahnya kemalingan sehingga membuat dirinya kesal.
Kekesalannya bertambah saat ia menilai polisi seperti serius menanggapi laporannya. Menurut Sadad, pihak Polsek Sukmajaya baru menurunkan penyidiknya ke lokasi setelah kejadian kemalingan yang keempat. Itu pun, ia mengungkapkan, setelah ia menyampaikan keluhannya ke Polresta Depok.
"Apa mesti nunggu ada korban yang dibunuh oleh penjahat dulu baru polisi bergerak," kata dia kesal.
Saat dikonfirmasi, salah seorang penyidik di Polsek Sukmajaya menyatakan bahwa polisi tidak bisa begitu saja menyelidiki tanpa adanya bukti yang kuat, terutama yang terkait dengan terduga pelaku.
"Kita tidak bisa mengambil seseorang tanpa ada keterangan saksi-saksi. Kalau asal main comot, nanti bisa celaka di kitanya," kata penyidik tersebut.(okezone.com)
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama
KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil
Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos
JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni
Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok
PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia
Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr