Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Tak Ada Tanda Kekerasan di Jasad Diplomat yang Kepalanya Terlakban

hukrim

Tak Ada Tanda Kekerasan di Jasad Diplomat yang Kepalanya Terlakban

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 08 Jul 2025 16:31
okezone.com
JAKARTA â€" Polisi menyatakan bahwa tidak ada tanda kekerasan di mayat pria diduga diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan, yang kepalanya terlakban.
"Belum dipastikan (penyebab kematian), saya juga tidak bisa bilang, bukan (pembunuhan) ya," kata Kapolsek Metro Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, saat dikonfirmasi, Selasa (8/7/2025).
Sebab, dari hasil penyelidikan awal tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad ADP maupun barang hilang, sehingga proses penyelidikan penyebab kematian masih terus didalami.
"Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan. Tidak ada barang yang hilang. Iya, tapi kan belum tentu itu pembunuhan. Kita masih selidiki, kita juga sudah kirim jasad korban ke RSCM. Rencana sih masih berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk dilakukan autopsi," sambung dia.
Maka dari itu, Rezha mengatakan kepastian penyebab kematian baru bisa diketahui setelah hasil autopsi selesai dilakukan oleh tim medis.
"Tapi tidak menutup kemungkinan untuk autopsinya ya. Karena yang bisa mengatakan itu pembunuhan atau apa kan dilihat dari hasil autopsi juga," kata dia.
Selain menunggu hasil autopsi, Rezha mengatakan pihaknya saat ini masih mengumpulkan rekaman CCTV yang bisa menjadi petunjuk untuk mengungkap penyebab kematian.
"Pasti ada. Pasti dibuka, kan ada beberapa CCTV yang menggunakan MMC atau memori card, ada juga yang via recorder," ucapnya.
Sebelumnya, warga Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria yang kepalanya terbungkus solasi di dalam kamar kos pada Selasa (8/7/2025).
Dari hasil pengecekan yang dilakukan kepolisian, diketahui jasad korban pertama kali ditemukan oleh penjaga kos sekitar pukul 08.30 WIB. Korban diketahui berinisial ADP, warga pendatang asal Sleman, DI Yogyakarta.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Hukrim
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.