Selasa, 30 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • WNI Asal Lombok Terancam Hukuman Mati di Malaysia, Kemlu RI Berikan Pendampingan

Internasional

WNI Asal Lombok Terancam Hukuman Mati di Malaysia, Kemlu RI Berikan Pendampingan

Kamis, 29 Nov 2018 11:41
okezone.com

JAKARTA - Seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Lombok, Nusa Tenggara Barat terancam hukuman mati di Malaysia atas tuduhan pembunuhan seorang warga lokal pada awal bulan ini. Selain tuduhan pembunuhan, WNI bernama Zainul Watoni, 31 tahun itu juga didakwa melanggar aturan imigrasi Malaysia dengan masuk secara ilegal.

New Straits Times melaporkan, Hakim Mazana Sinin mendakwa Watoni dengan pasal 302 undang-undang pidana atas pembunuhan Rizal Muhamad, 37 tahun yang dilakukannya di sebuah jalan di Ladang Kambau, Tanjung Sedili pada 4 November lalu. Jika terbukti bersalah, dia terancam dijatuhi hukuman mati dengan digantung.

Dalam sidang pembacaan tuntutan, Watoni hanya mengangguk menyatakan paham dengan tuntutan jaksa. Dia tidak memberikan pembelaan dan juga tidak menyatakan pengakuan atas tuduhan yang disampaikan.

Selain tuduhan pembunuhan, Watoni juga dituduh melanggar undang-undang imigrasi Malaysia dengan memasuki negara itu tanpa dokumen yang sah. Namun, dia menyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut.

Persidangan akan dilanjutkan pada 24 Desember mendatang setelah jaksa mendapatkan laporan post mortem korban dan dokumen-dokumen terkait.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal mengonfirmasi dakwaan terhadap Zainul Watoni atas kasus pembunuhan tersebut.

Iqbal mengatakan, kasus ini telah ditangani oleh Konsulat Jenderal RI (KJRI) Johor Bahru yang sudah memberikan pendampingan kekonsuleran. Kemlu RI juga telah menunjuk Kantor Pengacara Gooi & Azzura untuk memberikan pendampingan hukum kepada Watoni.

Lebih lanjut, Iqbal mengatakan bahwa proses persidangan kasus ini baru saja dimulai dan diperkirakan masih akan berlangsung lama dengan proses yang masih sangat panjang.


(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 09:03

    Ini Sikap Tegas Golkar Tanggapi Safari Politik Jokowi

    JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji menegaskan posisi partainya tidak akan goyah terkait aktivitas politik mantan Presiden Joko Widodo. Golkar memastikan tetap tegak lurus mendukung

  • Selasa, 30 Jun 2026 09:00

    Pemprov Riau Bentuk Enam Satgas Lintas Sektor Antisipasi Ancaman Daerah

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah taktis guna menghadapi berbagai potensi ancaman daerah. Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto merinci pembentukan enam satuan tugas lintas

  • Selasa, 30 Jun 2026 08:58

    Pemerintah Siap Ambil Alih PT Granito Jika Ngotot Lakukan PHK Massal

    JAKARTA - Pemerintah mengawasi ketat rencana PHK buruh oleh PT Granito Kramik pasca penurunan harga liquefied natural gas (LNG) yang menjadi bahan baku gas industri. Opsi akuisisi mengemuka menjadi so

  • Selasa, 30 Jun 2026 08:55

    Gubernur DKI Minta Tindak Tegas Pelaku Penyekapan Karyawan di Senen

    JAKARTA - Praktik main hakim sendiri kembali mencoreng dunia ketenagakerjaan. Sebuah kasus penyekapan yang menimpa tiga karyawan percetakan di Jakarta kini mendapat perhatian serius dari pemerintah da

  • Selasa, 30 Jun 2026 08:49

    Negara Hemat 50 Triliun Rupiah dari Penutupan Perusahaan Pelat Merah, Danantara Gandeng KPK Audit Ratusan BUMN Tekor

    JAKARTA - Pemerintah segera menutup 750 BUMN yang terbukti merugikan negara. Langkah tegas ini diiringi dengan proses audit keuangan oleh Danantara Indonesia untuk menelusuri potensi tindak pidana kor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor