Senin, 29 Jun 2026

Internasional

10 Pekerja Amerika Dipecat Gara-Gara Siksa Ayam

Jumat, 12 Agu 2016 11:14
Okezone.com
ilustrasi

CHICAGO - Perusahaan makanan Tyson mengklaim telah memecat 10 orang pekerja yang kedapatan menganiaya ayam di tempat pembiakan di Virginia, yang terbukti melalui rekaman tersembunyi yang disiarkan oleh kelompok penyayang hewan, Kamis atau Jumat waktu Indonesia.

Perusahaan tersebut juga mengatakan telah melatih kembali para pekerja yang menangani ternak unggas dengan memerhatikan kebijakan kesejahteraan hewan setelah masalah penganiayaan ini menjadi sorotan.

Rekaman video yang dibuat oleh kelompok pembela hewan memerlihatkan pekerja di perusahaan Tyson di sejumlah fasilitas mereka sedang menendang, memukul dan melempar ayam-ayam hidup. Salah seorang pekerja tertangkap rekaman sedang menginjak lumat kepala ayam.

Gambar video yang diambil pada Mei dan Juni diunggah di laman kelompok pegiat yang memerjuangkan peri-kehewanan dan mendorong gerakan vegetaris. (http://cok.net/) Perusahaan daging olahan tingkat dunia yang berada di Springdale, Arkansas, mengatakan "sangat tidak bisa menerima tindakan oknum-oknum" seperti dalam rekaman itu.

Tyson yakin hal itu tidak cukup untuk menghentikan tindakan tidak layak terhadap hewan di tempat mereka dan berjanji untuk menilik ulang dan memastikan bahwa kebijakan perusahaan akan ditaati.

Rekaman itu setidaknya merupakan yang kelima sejak 2015 yang diambil diam-diam untuk merekam penganiayaan hewan di perusahaan Tyson.

Perusahaan daging ayam terbesar di dunia itu mengirim pasokan untuk jaringan rumah makan McDonald, KFC dan daging olahan bagi sejumlah rumah makan yang lain.

"Penganiayaan terhadap hewan bukan dilakukan oleh segelintir oknum saja tetapi masalah sistematik yang perlu diselesaikan oleh perusahaan," kata Erica Meier, Direktur Eksekutif Compassion Over Killing, lembaga penyayang hewan itu, dalam sebuah wawancara.

Pihak perusahaan ataupun lembaga itu secara terpisah mengatakan mereka sudah menempuh jalur hukum untuk menangani para pekerja tersebut. "Tyson harus mempertanggungjawabkan kekerasan tersebut," kata Meier.

Perusahaan juga mengatakan telah menghentikan praktik menyumpalkan plastik ke paruh ayam jantan untuk mencegahkan mematuk makanan bagi ayam betina. (Okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.