Minggu, 28 Jun 2026

Internasional

11 Orang di India Tewas Usai Makan Nasi Beracun

Sabtu, 15 Des 2018 16:57
Detik.com
New Delhi - Sedikitnya 11 orang di India tewas setelah memakan nasi beracun dalam sebuah seremoni di kuil Hindu setempat. Nasi yang dimakan banyak orang itu diduga tercampur zat beracun.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (15/12/2018), dituturkan seorang pejabat kesehatan setempat bahwa puluhan orang lainnya jatuh sakit usai mengonsumsi nasi beracun itu. Sekitar 29 orang lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis saat ini.

Para korban yang jatuh sakit kini tengah menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit setempat di kota Mysore, Karnataka.

"Sedikitnya 11 orang meninggal dunia sejauh ini dan 93 orang lainnya dirawat di rumah sakit. Dari jumlah itu, sebanyak 29 orang mendapat bantuan ventilator," sebut pejabat kesehatan distrik Chamraj Nagar, KH Prasad, kepada AFP.

"Kemungkinan sejumlah zat beracun tercampur dengan nasi. Sampelnya telah dikirimkan untuk uji forensik," imbuhnya.

Dituturkan Prasad bahwa mereka yang dirawat di rumah sakit diketahui mengalami gejala keracunan seperti muntah-muntah, diare dan gangguan pernapasan.

Menurut kepolisian setempat, orang-orang banyak berkumpul di kuil Kicchukatti Maramma untuk mengikuti seremoni pentasbihan pada Jumat (14/12) waktu setempat. Usai seremoni digelar, mereka mendapat nasi yang disajikan sebagai 'sajian suci'.

Salah satu warga yang ikut seremoni itu, Murugappa, menuturkan bahwa orang-orang diberi sajian nasi tomat dan minuman berasa.

"Bau busuk tercium dari makanan itu, tapi orang-orang yang ada di bagian depan antrean tetap mengkonsumsinya. Sesaat kemudian mereka mulai muntah dan berbuih di bagian mulutnya," tutur Murugappa seperti dikutip media lokal NDTV.

Dalam pernyataan terpisah, Kepala Menteri wilayah setempat HD Kumaraswamy menyampaikan belasungkawa atas insiden ini dan mengumumkan kompensasi sebesar 500 ribu Rupee (Rp 100,9 juta) untuk setiap keluarga korban.


(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.