- Home
- Internasional
- 21 Tewas dalam Kebakaran Tambang di Perbatasan China-Rusia
21 Tewas dalam Kebakaran Tambang di Perbatasan China-Rusia
Sabtu, 21 Nov 2015 14:17
Tambang batu bara yang terletak di Kota Jixi, Provinsi Heilongjiang dekat perbatasan China-Rusia itu, terbakar hebat, di mana api berasal dari sebuah kabel.
Dilansir The Guardian, Sabtu (21/11/2015), 21 pekerja tambang ditemukan tewas oleh tim penyelamat, sementara 16 pekerja tambang milik Heilongjiang Longmay Mining Holding Group itu berhasil menyelamatkan diri.
Hal ini menambah rentetan bencana kebakaran tambang batu bara yang acap kali terjadi di "Negeri Tirai Bambu" tersebut.
Sepanjang tahun lalu (2014), tercatat sudah 931 pekerja tambang yang tewas akibat kebakaran maupun kecelakaan kerja lainnya.
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se