Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • AS Siagakan 16 Kapal Perang dan 40 Ribu Tentara, Iran Siap Perang Hibrida

Peristiwa

AS Siagakan 16 Kapal Perang dan 40 Ribu Tentara, Iran Siap Perang Hibrida

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 23 Feb 2026 16:04
(FotoRepublika.co.id)
WASHINGTON �" Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah menaikkan eskalasi di kawasan Timur Tengah. Washington kini telah menyiagakan sedikitnya 16 kapal perang, sekitar 40.000 personel tentara, dan tujuh skuadron udara di kawasan tersebut, seperti dilansir Financial Times yang dikutip Al Mayadeen, Senin (23/2/2026).

AS menyiagakan kekuatan Angkatan Laut yang luas serta penguatan kemampuan udara di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Presiden AS Donald Trump menyatakan, ia akan memutuskan dalam 10 hingga 15 hari ke depan, apakah akan menempuh jalur diplomasi dengan Iran atau meluncurkan aksi militer, sebagaimana dilaporkan Axios.

Dalam sebuah pertemuan di Washington, Trump mengindikasikan bahwa hari-hari mendatang akan menjadi penentu kebijakan AS. "Sekarang kita mungkin harus melangkah lebih jauh, atau mungkin tidak," ujar dia. Namun, ia juga membuka kemungkinan lain, "Mungkin kita akan mencapai kesepakatan (dengan Iran)."

Kekuatan Udara dan Laut AS
Sebelumnya, AS telah menempatkan lima skuadron udara�"unit komando yang masing-masing terdiri dari sekitar 70 pesawat�"di pangkalan-pangkalan di Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Sejak ketegangan memuncak, AS menambah dua skuadron udara tambahan yang ditempatkan di kapal induk USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R. Ford.

Komponen angkatan laut AS di Timur Tengah kini berjumlah 16 kapal perang. Trump menyebut pengerahan ini sebagai "armada besar". Trump berharap kehadiran kekuatan militer ini dapat mendesak Iran untuk merundingkan kesepakatan yang "adil" terkait penghapusan total senjata nuklir.

Mengutip data dari Universitas Tel Aviv, Financial Times melaporkan, pangkalan militer Muwaffaq Salti di Yordania menampung sedikitnya 66 jet tempur. Jumlah tersebut mencakup 18 unit F-35, 17 unit F-15, dan delapan unit A-10. Pangkalan ini juga menjadi rumah bagi pesawat perang elektronik EA-18 serta pesawat angkut.

Data satelit juga menunjukkan peningkatan jumlah jet tempur di pangkalan udara Arab Saudi. Hal ini mencerminkan perluasan jejak pangkalan udara AS di Yordania dan kawasan Teluk secara signifikan.

Risiko perang dan pertimbangan politik
Langkah Trump ini membawa AS semakin dekat ke ambang perang dengan Iran. Meski demikian, para penasihat kepresidenan memperingatkan bahwa eskalasi ini dapat mengalihkan fokus pesan ekonomi menjelang pemilihan sela (midterm elections) tahun ini.

Seorang pejabat senior Gedung Putih mengungkapkan, meski retorika Trump sangat keras, belum ada "dukungan bulat" di internal Gedung Putih untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Di sisi lain, para penasihat khawatir langkah militer akan memberikan "pesan yang membingungkan" bagi pemilih yang lebih fokus pada isu ekonomi domestik.

Namun, pejabat Gedung Putih lainnya membela kebijakan tersebut kepada Reuters. Pejabat tersebut menegaskan bahwa pendekatan presiden membuahkan hasil.

"Semua tindakan Presiden mengutamakan kepentingan Amerika�"baik melalui upaya membuat dunia lebih aman atau memberikan hasil ekonomi bagi negara kita,"kata dia.

Iran siap perang
Panglima Militer Republik Islam Iran, Mayor Jenderal Amir Hatami, menegaskan tanggung jawab angkatan bersenjata dalam lingkungan global yang dinamis saat ini sangat krusial. Ia menekankan kesiapan militer Iran untuk melawan "perang hibrida" dan tekanan strategis dari pihak asing.

Pernyataan tersebut disampaikan Hatami dalam upacara kelulusan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Iran, dilansir dari Mehr News. Ia menegaskan, Iran akan terus mempertahankan kemerdekaan, integritas wilayah, dan sistem politiknya dari segala bentuk ancaman.

Ia menyatakan bahwa upaya musuh baru-baru ini yang bertujuan merusak bangsa dan sistem pemerintahan telah berulangkali gagal. Menurut dia, kegagalan pihak lawan tersebut justru semakin menambah tanggung jawab militer untuk tetap waspada.

Hatami pun menolak adanya pernyataan jika musuh "tak terkalahkan" oleh pihak lawan. Ia menyebut klaim itu palsu dan mengutip sejarah konflik militer dunia sebagai bukti.

"Intervensi militer yang gagal di Vietnam, Afghanistan, dan Irak adalah contoh nyata," ujar Hatami. Ia berpendapat, kekuatan eksternal sering kali masuk ke suatu wilayah dengan ancaman dan intimidasi, namun pada akhirnya mereka mundur dalam kekalahan.

Panglima Angkatan Darat Iran tersebut mendeskripsikan ancaman saat ini sebagai bagian dari "perang hibrida" yang lebih luas. Perang ini mencakup ranah politik, ekonomi, sosial, militer, psikologis, hingga domain kognitif.

Menurut Hatami, kunci untuk menghadapi ancaman hibrida adalah kesadaran dan pemahaman yang akurat tentang tujuan musuh. Ia mendefinisikan perlawanan sebagai sesuatu yang berakar pada pengetahuan yang benar dan wawasan strategis.

Hatami juga memperingatkan adanya strategi pengeroposan kekuatan, di mana pihak lawan berusaha melemahkan Iran secara bertahap melalui tekanan yang berkelanjutan. Namun, ia menyatakan keyakinannya bahwa rencana tersebut tidak akan membuahkan hasil.

Menutup pidatonya, Jenderal Hatami menegaskan kembali bahwa angkatan bersenjata akan membela kedaulatan dan integritas wilayah Iran "hingga napas terakhir". Ia menekankan komitmen militer terhadap warisan para martir dan pertahanan nasional.
Sumber: (Republika.co.id)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.