Jumat, 12 Jun 2026

Akhir Drama Baku Tembak di Kedubes Spanyol untuk Afghanistan

Sabtu, 12 Des 2015 15:52
AFP
Pasukan Afghanistan akhiri drama baku tembak di dekat Kedubes Spanyol
KABUL – Pasukan keamanan Afghanistan dilaporkan berhasil membunuh seluruh pemberontak Taliban yang terlibat dalam aksi baku tembak dan penyerangan menggunakan bom mobil di Kantor Kedubes Spanyol di ibukota Afghanistan, Kabul.

Laporan itu disampaikan Juru Bicara Menteri Dalam Negeri Afghanistan, Sediq Sediqqi. Menurutnya, target awal penyerangan dari pemberontak Taliban itu adalah sebuah penginapan di dekat Kedubes Spanyol di Afghanistan.

"Pasukan khusus kami yang terlibat baku tembak dengan para pemberontak telah berhasil melumpuhkan seluruh pelaku penyerangan di dekat Kedubes Spanyol di Kabul," ucap Sediqqi, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (12/12/2015).

Sebagaimana diberitakan pada Jumat 11 Desember, ledakan bom mobil terjadi di sebuah penginapan di dekat Kantor Kedubes Spanyol di Afghanistan. Beberapa saat kemudian, pasukan keamanan Afghanistan yang datang ke lokasi kejadian malah disambut peluru dari para pelaku.

Alhasil, baku tembak antara pasukan Afghanistan dan para pelaku pun tak terhindarkan. Menurut keterangan otoritas Kabul, pelaku penyerangan merupakan para pemberontak Taliban.

Seorang juru bicara Taliban menyebut target serangan adalah sebuah penginapan yang digunakan para penyusup. Otoritas setempat menduga ada tiga anggota Taliban yang terlibat dalam serangan tersebut. Satu orang bertugas sebagai pelaku bom bunuh diri, sedangkan dua lainnya bertindak sebagai penyerang dengan senjata api.

Akibat peristiwa tersebut, sebanyak tujuh orang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Seorang polisi yang menjaga Kantor Kedubes Spanyol di Kabul dilaporkan menjadi satu-satunya korban tewas.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri (PM) Spanyol Mariano Rajoy di Kota Madrid. Polisi yang belum diketahui namanya itu sempat dibawa ke rumah sakit setempat dalam keadaan terluka parah. Namun, korban akhirnya tewas setelah sempat menjalani perawatan.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:35

    Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana

    Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:53

    Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri

    KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:51

    SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

    PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.