Kamis, 11 Jun 2026

Algojo ISIS Diupah Rp13,6 Juta per Bulan

Jumat, 30 Okt 2015 14:44
Reuters
Ilustrasi ISIS
WASHINGTON DC – Jelas sudah bahwa tindakan barbar para algojo ISIS, bukan semata dilakukan tanpa imbalan. Algojo atau penjagal ISIS macam Jihadi John, bisa meraup "gaji" ribuan dolar Amerika Serikat (AS) atau belasan juta rupiah untuk mencabut nyawa orang-orang tak bersalah.

Seorang juru bicara Kementerian Keuangan AS yang tak disebutkan namanya, membocorkan bahwa algojo ISIS macam Jihadi John, bisa diupah USD1.000 atau Rp13,6 juta per bulannya.

Jubir tersebut juga memaparkan bahwa ISIS punya anggaran USD360 juta atau sekira Rp5 triliun untuk kurang lebih 30 ribu anggotanya.

Dengan gaji menggiurkan itulah, menurut pengamat HAM Suriah, para anggota ISIS sudah mengeksekusi 3.500 jiwa sejak mendeklarasikan kekhalifahan pada Juni 2014 lalu, termasuk 77 nyawa anak-anak.

Lalu dari mana ISIS punya dana besar untuk "bikin kekacauan" di Timur Tengah? "Emas Hitam" atau minyak jawabannya. ISIS yang mencaplok sejumlah ladang minyak di Irak, untuk kemudian dijual di pasar gelap. Belum lagi perampokan, pemerasan, tebusan penculikan dan donasi asing!

Dari data 2014 saja, ISIS mendulang USD1 triliun dengan menjual sekira 400 ribu barel minyak dari ladang di Irak selama ini.

"Perkiraan terbaru yang bisa kami publikasikan adalah antara USD500 juta dan USD1 triliun dalam bentuk aset bank, berdasarkan data 2014," ungkap sang juru bicara Kemenkeu AS kepada Sputnik, seperti dilansir DailyStar, Jumat (30/10/2015).

"Awal tahun ini, ISIL mendapat keuntungan USD40 juta dalam sebulan dari penjualan minyak. Angka itu mendekati USD325 juta per tahun," tandasnya.

Namun dilaporkan sejak Rusia "meramaikan" krisis Suriah, sumber-sumber uang mereka turut dihancurkan dan kini mulai kekurangan dana. Belum lagi gelombang pengungsi yang keluar dari Irak dan Suriah, membuat ISIS kehilangan dana dari sektor pajak.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 08:27

    Kolaborasi Bersama Mahasiswa, Satlantas Polres Inhu Bagikan Bibit Pohon

    RENGAT-Dukung program green policing dan pelestarian lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas,Satlantas Polres Indragiri Hulu (Inhu) berkolaborasi bersama

  • Kamis, 11 Jun 2026 08:22

    Polda Riau Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ratusan Liquid Etomidate

    PEKANBARU â€" Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau memusnahkan berbagai barang bukti narkotika hasil pengungkapan 22 kasus dengan total 24 tersangka. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari sabu,

  • Kamis, 11 Jun 2026 08:19

    Dikirimkan berita Puspen TNI. Terima kasih atas bantuannya.

    Panglima TNI dan Menhan RI Hadiri Raker Bersama Komisi I DPR RI(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.