- Home
- Internasional
- Anak Kembarnya Tewas Usai Ditinggal 8 Jam di Mobil, Pria Ini Diadili
Internasional
Anak Kembarnya Tewas Usai Ditinggal 8 Jam di Mobil, Pria Ini Diadili
Senin, 29 Jul 2019 13:55
Seperti dilansir CNN, Senin (29/7/2019), ayah kedua bocah kembar itu, Juan Rodriguez (39), ditangkap Departemen Kepolisian New York (NYPD) dan dijerat dua dakwaan pembunuhan, dua dakwaan pembunuhan akibat kelalaian, dan dua dakwaan membahayakan kesejahteraan anak.
"Saya mengasumsikan saya telah mengantarkan mereka ke tempat penitipan anak sebelum saya berangkat kerja. Saya tidak ingat kejadiannya. Bayi-bayi saya meninggal. Saya membunuh bayi-bayi saya," ucap Rodriguez dalam keterangannya seperti dikutip dokumen pengadilan setempat.
"Keluarganya (Rodriguez-red) hancur. Kondisi mentalnya sangat rapuh atas apa yang telah terjadi. Itu sungguh skenario yang mengerikan," tutur Jackson.
Dalam kasus ini, Rodriguez terancam hukuman 4 tahun penjara untuk dakwaan pembunuhan akibat kelalaian dan 15 tahun penjara untuk dakwaan pembunuhan.
NYPD dalam pernyataannya menyebut dua anak kembar Rodriguez ditemukan tidak sadarkan diri di kursi belakang mobil sedan merek Honda di Bronx pada Jumat (26/7) waktu setempat. Menurut NYPD, kedua anak Rodriguez dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Menurut laporan kriminal kepolisian setempat, bocah kembar bernama Luna dan Phoenix itu ada di dalam kendaraan dari pukul 08.00 waktu setempat hingga pukul 16.00 waktu setempat, saat Rodriguez pergi bekerja. Rodriguez diketahui bekerja di sebuah rumah sakit VA (Veterans Health Administration) atau rumah sakit khusus veteran militer AS.
Ditegaskan Jackson dalam argumennya bahwa kliennya 'tidak pernah mengira hal semacam ini terjadi'. Jackson menyebut bahwa kliennya yang tadinya memiliki lima anak -- sekarang tiga anak -- merupakan sosok ayah yang baik. Dia bahkan menyebutnya sebagai 'ayah dari para ayah'.
"Sungguh menyedihkan bahwa peristiwa malang semacam ini terjadi di berbagai wilayah negara ini. Terlalu sering kita mengulas kisah seperti ini. Untungnya, dia punya dukungan besar untuknya -- keluarganya, istrinya, teman-temannya," sebutnya.
Istri Rodriguez atau ibu dari anak kembar itu 'merasa tidak percaya' dengan insiden yang terjadi'. Namun dia masih mendukung suaminya. "Meskipun saya terluka lebih dari yang saya bayangkan, saya masih mencintai suami saya. Dia orang yang baik dan ayah yang hebat dan saya tahu dia tidak akan pernah melakukan apapun untuk melukai anak-anak kami secara sengaja," ucap istri Rodriguez yang tidak disebut namanya.
Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur
DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila
Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc
Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha
Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.