- Home
- Internasional
- Arab Saudi Kecam Campur Tangan Senat AS Soal Yaman dan Khashoggi
Internasional
Arab Saudi Kecam Campur Tangan Senat AS Soal Yaman dan Khashoggi
Senin, 17 Des 2018 11:19
Negara kerajaan itu juga mengecam keputusan Senat AS yang menyalahkan putra mahkota Arab Saudi atas pembunuhan jurnalis kawakan Jamal Khashoggi.
Kementrian Luar Negeri Arab Saudi menyebut keputusan politik itu sebagai bentuk "campur tangan" yang didasarkan atas "tuduhan yang tidak benar".
Resolusi yang dikeluarkan Senat AS pada Kamis lalu itu lebih sebagai gerakan simbolis dan tidak akan menjadi aturan hukum apapun.
Tetapi resolusi itu merupakan peringatan kepada Presiden Donald Trump bahwa parlemen AS marah terhadap kebijakan Arab Saudi.
Apa yang dinyatakan Arab Saudi?Dalam pernyataan resmi yang disiarkan Saudi Press Agency, Kementerian Luar negeri Arab Saudi mengatakan: "Kerajaan (Saudi) mengutuk posisi terakhir Senat AS."
Menurut Saudi, posisi seperti itu "dibangun atas tuduhan yang tidak benar" dan menegaskan "penolakan secara menyeluruh atas segala campur tangan dalam urusan dalam negeri."
AS sejauh ini belum secara terbuka menanggapi pernyataan Saudi tersebut.
Seperti apa isi resolusi Senat AS?Dalam pemungutan suara pada Kamis, Senat AS menggunakan instrumen hukum khusus, yaitu Undang-Undang Kewenangan Perang, untuk keikutsertaan AS dalam perang di Yaman.
UU itu belum pernah dipakai sejak disahkan pada 1973 lampau, yang berfungsi untuk mengawasi kewenangan presiden jika mengikutsertakan AS dalam konflik bersenjata tanpa persetujuan legislatif.
Pada pemungutan suara di Senat, sebanyak 56 senator baik dari Partai Republik maupun Partai Demokrat menyetujui, dan yang menentangnya sebanyak 41 senator.
Senat juga menyepakati resolusi yang menyebut putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, bertanggung jawab atas pembunuhan wartawan Washington Post, Jamal Khashoggi, pada Oktober lalu.
Kerajaan Arab Saudi, dalam resolusi tersebut, didesak menangkap semua pihak yang bertanggung jawab.
Meski demikian resolusi itu bersifat tidak mengikat, dan belum tentu dijadikan sebagai aturan.
Apakah resolusi ini bisa menjadi aturan mengikat?Presiden Trump berjanji akan memveto jika resolusi itu hendak diteruskan menjadi aturan mengikat. Lagipula, resolusi itu boleh jadi tidak menembus DPR, yang telah memblokir pemungutan suara mengenai Yaman.
Akan tetapi, Senator Sanders memperkirakan resolusi tersebut akan menembus DPR begitu Partai Demokrat secara formal mengambil alih suara mayoritas di badan tersebut pada Januari menyusul kemenangan pada pemilu sela.
Pemerintahan Trump berdalih undang-undang itu akan memberangus sokongan AS kepada koalisi pimpinan Saudi dalam melawan kubu pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Para pejabat Gedung Putih selama ini menekankan pentingnya hubungan ekonomi AS dengan Saudi. Dan menurut media AS, penasihat sekaligus menantu Trump, Jared Kushner, punya hubungan dekat dengan putra mahkota.
(detik.com) Internasional
Kemendag Godok Naikkan HET Minyakita
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng rakyat Minyakita. Langkah ini diambil menyusul kondi
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau Abaikan Sengketa Informasi Minta Gubernur dan Sekda Beri Sanksi Keras
Pekanbaru- Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau, H Erisman Yahya, MH yang mengabaikan bahkan melecehkan proses persidangan atau P
IRT Warga Desa Sungai Beringin Rengat Jadi Pengedar Narkoba, Pemasok Diringkus Sembunyi Diwisma
INHU - Peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu kembali terbongkar. Kali ini, seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di Desa Sungai Beringin, Kecamatan Rengat, tak berkutik saat di
Hingga 30 April, 2.653 Jemaah Haji Riau Terbang ke Tanah Suci
PEKANBARU - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Riau telah memberangkatkan 2.653 jemaah haji asal Riau ke Tanah Suci hingga Rabu, 30 April 2026. Pemberangkatan dilakukan melalui enam kelomp
Abaikan Sengketa Informasi, Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau
Pekanbaru-Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau, H. Zufra Irwan, S.E., M.M., Sp.Ap, mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, M.H, yang mengabaikan bahkan melecehkan proses persidan