- Home
- Internasional
- Bahrain Bela Australia yang Akui Yerusalem Barat Ibu Kota Israel
Internasional
Bahrain Bela Australia yang Akui Yerusalem Barat Ibu Kota Israel
Senin, 17 Des 2018 16:24
Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison, pada Sabtu (15/12), mengumumkan pengakuan Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel yang jelas menggeser kebijakan luar negeri Australia untuk Timur Tengah selama ini. Namun dalam pernyataannya, Morrison menyatakan Australia tidak akan langsung memindahkan Kedutaan Besar (Kedubes) mereka dari Tel Aviv. Pemindahan akan dilakukan begitu kesepakatan damai tercapai antara Israel dan Palestina.
Dalam pernyataannya itu, Morrison juga menekankan komitmen Australia untuk suatu hari nanti mengakui negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Morrison menegaskan bahwa Australia selalu memegang teguh solusi dua-negara.
Namun Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmed al-Khalifa malah menyebut pernyataan Liga Arab itu 'hanya retorika belaka dan tidak bertanggung jawab'. Diketahui Bahrain juga merupakan anggota Liga Arab.
"Posisi Australia tidak berdampak pada tuntutan sah Palestina, terutama soal Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina, dan itu tidak bertentangan dengan Inisiatif Perdamaian Arab," sebut Sheikh Khalid dalam kicauannya.
Dalam pernyataan terpisah sebelumnya, Sheikh Khalid menyatakan Israel memiliki hak untuk membela diri terhadap Iran, yang disalahkan oleh Bahrain sebagai pemicu kerusuhan di negara-negara Sunni. Iran telah membantah mengintervensi Bahrain.
Diketahui bahwa Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota untuk negaranya di masa depan. Namun Israel menganggap seluruh wilayah Yerusalem, baik timur maupun barat, sebagai ibu kota abadi dan tak terbagi. Badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyatakan persoalan status Yerusalem hanya bisa diselesaikan melalui perundingan.
Bahrain, yang merupakan sekutu Amerika Serikat (AS), tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Namun dalam beberapa kesempatan, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan hubungan lebih hangat dengan negara-negara Teluk Arab dan melakukan kunjungan mendadak ke Oman. Israel sendiri diketahui hanya memiliki hubungan diplomatik dengan dua negara Arab, yakni Mesir dan Yordania.
(detik.com) Internasional
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit