Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Banjir Bandang dan Longsor di Pakistan Tewaskan Lebih dari 350 Orang

Internasional,

Banjir Bandang dan Longsor di Pakistan Tewaskan Lebih dari 350 Orang

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 18 Agu 2025 08:58
Berita satu.com
Bencana banjir bandang dan longsor akibat hujan deras di Pakistan telah merenggut sedikitnya 351 korban jiwa. Laporan Geo News yang dikutip dari otoritas setempat, Minggu (17/8/2025), menyebut Provinsi Khyber Pakhtunkhwa menjadi wilayah dengan dampak terparah.

Di provinsi itu saja, jumlah korban meninggal mencapai 328 orang. Sementara itu, 12 korban tercatat di Gilgit-Baltistan dan 11 lainnya di Azad Jammu dan Kashmir.

Pemerintah daerah Khyber Pakhtunkhwa telah menetapkan status darurat di seluruh wilayah terdampak. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di tengah laporan mengenai korban hilang yang terus bertambah. Sembilan distrik dilaporkan terdampak serius, antara lain Swat, Battagram, Bajaur, Buner, Dir Lower, Dir Upper, Mansehra, Torghar, dan Shangla.

Wilayah Buner menjadi titik paling parah dengan 209 korban jiwa, 134 orang hilang, serta 159 lainnya luka-luka. Untuk mempercepat penyelamatan, pemerintah mengerahkan tiga batalyon militer bersama 300 relawan pertahanan sipil. Sejauh ini, lebih dari 3.500 orang berhasil dievakuasi.

Selain operasi penyelamatan, otoritas juga menyalurkan bantuan berupa makanan, tenda, dan selimut bagi ribuan warga yang mengungsi. Kepala daerah Khyber Pakhtunkhwa, Ali Amin Gadaput, bahkan turun langsung ke lapangan meninjau kondisi serta memimpin rapat penanganan bencana. Ia menegaskan pemerintah berkomitmen tidak akan meninggalkan satu pun warga dalam proses rehabilitasi.

Sebagai bentuk belasungkawa, provinsi tersebut telah menetapkan masa berkabung sejak Sabtu (16/8/2024), demikian dilansir Antara dari Anadolu.

Otoritas penanganan bencana nasional Pakistan memperingatkan bahwa hujan monsun diperkirakan masih akan berlangsung hingga 10 September. Fenomena monsun yang saban tahun terjadi pada Juniā€"September ini sering kali menimbulkan kerusakan di Asia Selatan, namun beberapa tahun terakhir intensitasnya semakin tak menentu akibat dampak perubahan iklim.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.