Minggu, 19 Apr 2026

Internasional,

Banjir Bandang di Kashmir Tewaskan 46 Orang, 200 Lebih Hilang

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 15 Agu 2025 11:27
Berita satu.com
Sedikitnya 46 orang tewas dan lebih dari 200 lainnya hilang akibat hujan deras mendadak di wilayah Kashmir, India, Kamis (14/8/2025) kemarin. Peristiwa ini menjadi bencana kedua di kawasan Himalaya dalam waktu kurang dari dua minggu.

Banjir terjadi di kota Chasoti, Distrik Kishtwar, salah satu titik singgah populer di jalur perjalanan ibadah menuju Kuil Machail Mata. Sekitar sepekan sebelumnya, banjir dan longsor lumpur di negara bagian Himalaya, Uttarakhand, telah menelan seluruh desa.

Seorang pejabat setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, banjir kali ini menghanyutkan dapur umum dan pos keamanan yang disiapkan bagi para peziarah. “Banyak peziarah sedang makan siang ketika arus air tiba-tiba datang dan menyeret mereka,” ujarnya dikutip CNN, Jumat (15/8/2025). 

Machail Yatra adalah perjalanan suci menuju Kuil Machail Mata di pegunungan Himalaya. Machail Mata diyakini sebagai perwujudan Dewi Durga. Para peziarah biasanya berjalan kaki dari Chasoti, titik terakhir kendaraan bisa mencapai lokasi.

Kepala Menteri wilayah federal Jammu dan Kashmir, Omar Abdullah, mengonfirmasi kabar ini melalui akun X miliknya. “Kabar ini sangat memprihatinkan dan sayangnya benar adanya. Informasi resmi dari lokasi masih datang secara bertahap,” tulisnya.

Diketahui, bencana terjadi sekitar pukul 11.30 waktu setempat, kata Ramesh Kumar, Komisaris Divisi Kishtwar. Polisi, tim penanggulangan bencana, serta pasukan Angkatan Darat dan Angkatan Udara sudah dikerahkan. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.

Menurut Departemen Meteorologi India, fenomena “awan pecah” adalah hujan ekstrem dengan curah lebih dari 100 mm hanya dalam satu jam. Kejadian ini kerap memicu banjir bandang, longsor, dan kerusakan parah, terutama di daerah pegunungan saat musim hujan.

Kantor cuaca di Srinagar telah memperkirakan hujan lebat di beberapa wilayah Kashmir, termasuk Kishtwar, pada hari kejadian. Warga diimbau menjauhi bangunan rapuh, tiang listrik, dan pohon tua karena risiko banjir bandang dan longsor lumpur.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.