Jumat, 03 Jul 2026

Internasional,

Banjir Bandang di Kashmir Tewaskan 46 Orang, 200 Lebih Hilang

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 15 Agu 2025 11:27
Berita satu.com
Sedikitnya 46 orang tewas dan lebih dari 200 lainnya hilang akibat hujan deras mendadak di wilayah Kashmir, India, Kamis (14/8/2025) kemarin. Peristiwa ini menjadi bencana kedua di kawasan Himalaya dalam waktu kurang dari dua minggu.

Banjir terjadi di kota Chasoti, Distrik Kishtwar, salah satu titik singgah populer di jalur perjalanan ibadah menuju Kuil Machail Mata. Sekitar sepekan sebelumnya, banjir dan longsor lumpur di negara bagian Himalaya, Uttarakhand, telah menelan seluruh desa.

Seorang pejabat setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, banjir kali ini menghanyutkan dapur umum dan pos keamanan yang disiapkan bagi para peziarah. “Banyak peziarah sedang makan siang ketika arus air tiba-tiba datang dan menyeret mereka,” ujarnya dikutip CNN, Jumat (15/8/2025). 

Machail Yatra adalah perjalanan suci menuju Kuil Machail Mata di pegunungan Himalaya. Machail Mata diyakini sebagai perwujudan Dewi Durga. Para peziarah biasanya berjalan kaki dari Chasoti, titik terakhir kendaraan bisa mencapai lokasi.

Kepala Menteri wilayah federal Jammu dan Kashmir, Omar Abdullah, mengonfirmasi kabar ini melalui akun X miliknya. “Kabar ini sangat memprihatinkan dan sayangnya benar adanya. Informasi resmi dari lokasi masih datang secara bertahap,” tulisnya.

Diketahui, bencana terjadi sekitar pukul 11.30 waktu setempat, kata Ramesh Kumar, Komisaris Divisi Kishtwar. Polisi, tim penanggulangan bencana, serta pasukan Angkatan Darat dan Angkatan Udara sudah dikerahkan. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.

Menurut Departemen Meteorologi India, fenomena “awan pecah” adalah hujan ekstrem dengan curah lebih dari 100 mm hanya dalam satu jam. Kejadian ini kerap memicu banjir bandang, longsor, dan kerusakan parah, terutama di daerah pegunungan saat musim hujan.

Kantor cuaca di Srinagar telah memperkirakan hujan lebat di beberapa wilayah Kashmir, termasuk Kishtwar, pada hari kejadian. Warga diimbau menjauhi bangunan rapuh, tiang listrik, dan pohon tua karena risiko banjir bandang dan longsor lumpur.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor