Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Berbeda dengan Prancis dan Kanada, Jerman Ngotot Tak Akui Palestina

Internasional,

Berbeda dengan Prancis dan Kanada, Jerman Ngotot Tak Akui Palestina

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 28 Agu 2025 11:39
Berita satu.com
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan sikap tegas Jerman terkait kedaulatan Palestina. Ia menyatakan negaranya tidak akan mendukung pengakuan Palestina sebagai negara, meski sejumlah negara lain berencana melakukannya.

"Pemerintah Kanada dan Perdana Menteri Kanada mengetahui dengan jelas posisi pemerintah federal Jerman terkait kemungkinan pengakuan Palestina sebagai negara. Kami tidak akan mendukung inisiatif tersebut," kata Merz.

Pernyataan ini disampaikan Merz pada Selasa (26/8/2025) waktu setempat di tengah tekanan dunia internasional terkait aksi genosida Israel di jalur Gaza yang menyebabkan krisis kemanusiaan berkepanjangan di Palestina.

Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Kanada Mark Carney di Berlin, Merz tegas menyebut Jerman tidak akan bergabung dengan Kanada, Australia, maupun Prancis yang berniat mengakui Palestina di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dijadwalkan pada September 2025.

"Kami tidak akan mendukung langkah itu jika muncul dalam agenda Majelis Umum PBB di akhir musim gugur ini. Namun sekali lagi, kedua pemerintahan sudah mengetahui perbedaan pandangan kami terkait hal ini," ujarnya, dilansir dari Antara, Kamis (28/8/2025).

Merz juga menegaskan apakah ke depannya sikap Jerman  tidak akan berubah meski serangan militer Israel di Gaza menewaskan warga sipil, termasuk jurnalis, tenaga kesehatan, dan tim penyelamat. Ia menjawab, Jerman akan tetap mengambil sikap yang sama dengan saat ini.

"Saat ini, kami tidak melihat adanya kondisi yang memungkinkan untuk mengakui Palestina sebagai negara. Karena itu, kami tetap berseberangan dalam isu ini. Peristiwa beberapa hari terakhir tidak mengubah sikap Jerman," jelasnya.

Sikap pemerintah Jerman ini begitu kontras dengan sebelumnya, karena pemerintah Jerman diketahui meningkatkan kecaman terhadap Israel terkait aksi Israel yang menutup akses bantuan kemanusiaan di Gaza dan perluasan operasi militer demi menduduki Kota Gaza.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.