Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Berbeda dengan Prancis dan Kanada, Jerman Ngotot Tak Akui Palestina

Internasional,

Berbeda dengan Prancis dan Kanada, Jerman Ngotot Tak Akui Palestina

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 28 Agu 2025 11:39
Berita satu.com
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan sikap tegas Jerman terkait kedaulatan Palestina. Ia menyatakan negaranya tidak akan mendukung pengakuan Palestina sebagai negara, meski sejumlah negara lain berencana melakukannya.

"Pemerintah Kanada dan Perdana Menteri Kanada mengetahui dengan jelas posisi pemerintah federal Jerman terkait kemungkinan pengakuan Palestina sebagai negara. Kami tidak akan mendukung inisiatif tersebut," kata Merz.

Pernyataan ini disampaikan Merz pada Selasa (26/8/2025) waktu setempat di tengah tekanan dunia internasional terkait aksi genosida Israel di jalur Gaza yang menyebabkan krisis kemanusiaan berkepanjangan di Palestina.

Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Kanada Mark Carney di Berlin, Merz tegas menyebut Jerman tidak akan bergabung dengan Kanada, Australia, maupun Prancis yang berniat mengakui Palestina di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dijadwalkan pada September 2025.

"Kami tidak akan mendukung langkah itu jika muncul dalam agenda Majelis Umum PBB di akhir musim gugur ini. Namun sekali lagi, kedua pemerintahan sudah mengetahui perbedaan pandangan kami terkait hal ini," ujarnya, dilansir dari Antara, Kamis (28/8/2025).

Merz juga menegaskan apakah ke depannya sikap Jerman  tidak akan berubah meski serangan militer Israel di Gaza menewaskan warga sipil, termasuk jurnalis, tenaga kesehatan, dan tim penyelamat. Ia menjawab, Jerman akan tetap mengambil sikap yang sama dengan saat ini.

"Saat ini, kami tidak melihat adanya kondisi yang memungkinkan untuk mengakui Palestina sebagai negara. Karena itu, kami tetap berseberangan dalam isu ini. Peristiwa beberapa hari terakhir tidak mengubah sikap Jerman," jelasnya.

Sikap pemerintah Jerman ini begitu kontras dengan sebelumnya, karena pemerintah Jerman diketahui meningkatkan kecaman terhadap Israel terkait aksi Israel yang menutup akses bantuan kemanusiaan di Gaza dan perluasan operasi militer demi menduduki Kota Gaza.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor