- Home
- Internasional
- Bom Korut Lebih Kuat dari Nuklir, AS Merasa Terancam
Bom Korut Lebih Kuat dari Nuklir, AS Merasa Terancam
Jumat, 11 Des 2015 11:52
Pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un, menyebutkan bahwa negaranya sedang mengembangkan bom hidrogan yang diyakini lebih kuat daya ledaknya dari nuklir.
"Akan ada pertanyaan serius dari klaim pemimpin Korut itu. Kami jelas sangat menganggap serius dengan ancaman yang ditimbulkan oleh rezim Kim Jong-un, dan ambisi mereka untuk mengembangkan senjata nuklir," ujar Juru Bicara Gedung Putih, Josh Earnest, seperti dikutip BBC, Jumat (11/12/2015).
Sebagaimana diberitakan pada Kamis, (10/12/2015), Kim Jong-un mengatakan bahwa negaranya telah memiliki bom hidrogen yang dinilai lebih kuat dibanding nuklir.
Hal itu ia sampaikan diktator itu ketika dirinya sedang melakukan inspeksi di industri persenjataan Korut. Media-media Korut menyebut, pernyataan klaim itu pertama kalinya terdengar dari mulut Kim Jong-un.
Media Korut melaporkan, pengembangan bom hidrogen yang dinilai lebih kuat dibanding nuklir itu diciptakan rezim Jong-un untuk mempertahankan kedaulatan serta kehormatan Negara Korut.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T