Jumat, 12 Jun 2026

Capres AS Ini Ancam Tinggalkan Partai Republik

Sabtu, 12 Des 2015 15:49
Reuters
Donald Trump & Ben Carson
WASHINGTON DC – Calon Presiden (Capres) Amerika Serikat (AS) untuk Pilpres 2016, Ben Carson mengancam akan meninggalkan Partai Republik jika ada tanda-tanda proses pencalonan itu dimanipulasi oleh pihak partai.

Pensiunan bedah syaraf itu mengecam para elit dan pemimpin partai setelah ada laporan bahwa pejabat senior Partai Republik secara pribadi dan diam-diam bertemu untuk membahas "konvensi yang ditengahi".

Dua partai utama memilih kandidat presiden mereka lewat proses negara bagian demi negara bagian, di mana para pemilih memilih kandidat yang mereka sukai. Namun, jika pada akhir proses itu tidak ada kandidat yang mendapat suara mayoritas, para delegasi pada konvensi pencalonan bisa terlibat dalam pengambilan keputusan di belakang layar.

"Jika ini awal dari rencana untuk mengalihkan kehendak para pemilih dan menggantinya dengan keinginan elit politik, saya pastikan Donald Trump bukan satu-satunya yang akan meninggalkan partai. Saya juga ancam meninggalkan partai," tegas Carson, sebagaimana dikutip VOA, Sabtu (12/12/2015).

Trump, kandidat Partai Republik lainnya juga sudah mengancam terlebih dahulu akan meninggalkan Partai Republik jika dirinya diperlakukan secara tidak adil.

"Saya berdoa laporan dari harian Washington Post pagi ini tidak benar. Jika itu benar, setiap pemilih yang menginginkan perubahan harus tahu bahwa mereka dikhianati, dan saya tidak akan menolerirnya," lanjutnya.

Menurut laporan-laporan media lokal, para pemimpin Partai Republik telah membahas bagaimana menghadapi semakin meningkatnya Trump dalam jajak-jajak pendapat Partai Republik.

Kandidat yang anti-elit partai seperti Carson dan Trump akan dirugikan dalam konvensi yang ditengahi, di mana para elit partai bersatu di belakang kandidat yang lebih disukai.

Para analis mengatakan, pencalonan mewakili partai ketiga baik oleh Carson dan Trump bisa menyedot suara dari calon Partai Republik sehingga menyulitkan Partai Republik untuk memenangkan pemilu.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:35

    Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana

    Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:53

    Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri

    KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:51

    SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

    PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.