Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • China Bangun Megaproyek Rp 2.771 Triliun yang Bikin India Ketar-ketir

Internasional,

China Bangun Megaproyek Rp 2.771 Triliun yang Bikin India Ketar-ketir

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 22 Jul 2025 15:18
Berita satu.com
China resmi memulai pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) raksasa di Sungai Yarlung Zangbo, tepat sebelum aliran sungai tersebut berbelok ke wilayah Arunachal Pradesh di India sebagai Sungai Brahmaputra. Proyek ini menandai langkah besar bagi ambisi strategis Tiongkok dan sekaligus memicu kekhawatiran di pihak India.

Dengan nilai investasi hampir US$ 170 miliar (sekitar Rp 2.771 triliun), proyek ini menjadi infrastruktur terbesar China sejak Bendungan Tiga Ngarai, sekaligus dijadikan stimulus utama bagi perekonomian domestik.

Namun, India menanggapi dengan waspada. Di Arunachal Pradesh, khususnya di wilayah Siang, muncul kekhawatiran akan ancaman "bom air" jika China sewaktu-waktu melepaskan air dari bendungan secara tiba-tiba. India telah mengusulkan proyek bendungan besar sebagai respons, tetapi progresnya berjalan lambat.

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang, pada Sabtu (19/7/2025), mengumumkan pembentukan perusahaan baru, China Yajiang Group Co Ltd, untuk membangun dan mengoperasikan proyek tersebut. Berdasarkan laporan Xinhua, proyek ini mencakup lima pembangkit listrik tenaga air cascade sepanjang 50 km, di area sungai berkedalaman 2.000 meter.

Dengan kapasitas yang direncanakan mencapai 60 GW, proyek ini diproyeksikan memiliki daya tiga kali lebih besar dibanding Bendungan Tiga Ngarai. Namun, luas penyimpanan air yang akan digunakan belum diungkapkan, sehingga menambah ketidakpastian mengenai dampak lintas batas ke India.

Pasar saham Tiongkok menyambut positif pengumuman tersebut, dengan lonjakan saham-saham perusahaan konstruksi dan peralatan berat. Para analis menyebut proyek ini sebagai stimulus besar bagi perekonomian nasional.

Di sisi lain, India memperingatkan potensi bahaya bagi wilayah hilir, khususnya di Arunachal Pradesh. Kepala Menteri negara bagian tersebut, Pema Khandu, menyebut bendungan ini sebagai ancaman terbesar setelah isu militer.

“Jika Tiongkok tiba-tiba melepaskan air, wilayah Siang bisa hancur. Suku Adi dan komunitas lainnya bisa kehilangan harta, tanah, bahkan nyawa,” ujar Khandu dalam wawancara dengan PTI.

Meski hanya sekitar 30% aliran Sungai Brahmaputra berasal dari China, efek langsung dari bendungan tetap berpotensi besar di wilayah hulu India, terutama di sektor-sektor pembangunan proyek hidro yang belum tergarap.

Wilayah Timur Laut India menyimpan hampir setengah dari potensi tenaga air nasional sebesar 133 GW, namun lebih dari 80 persen masih belum dimanfaatkan. Di Arunachal Pradesh sendiri, terdapat potensi sebesar 50 GW dari total 60 GW.

Sebagai upaya penyeimbang, India mengusulkan Proyek Multiguna Siang Hulu dengan kapasitas 11,2 GW, sebuah bendungan besar yang dirancang untuk mengatur aliran air dan melindungi infrastruktur hilir.

Namun, kemajuan proyek ini masih terganjal. Tiga tahun sejak Kementerian Jal Shakti menugaskan NHPC Ltd untuk menyusun laporan prakelayakan, studi teknis dan konsultasi masyarakat setempat belum juga tuntas karena penolakan dari warga lokal.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.