Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Demo di Hong Kong Kaos, Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Peluru Karet

Internasional

Demo di Hong Kong Kaos, Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Peluru Karet

Senin, 22 Jul 2019 08:53
Detik.com
Demo di Hong Kong Kaos
JAKARTA - Demonstrasi di Hong Kong pada Minggu malam ini kaos. Polisi anti huru-hara menembakkan gas air mata dan peluru karet ke pengunjuk rasa setelah kantor China di kota itu dipulas dengan telur dan grafiti sebagai sebuah peringatan terhadap pemerintahan Beijing.

Dilansir AFP, Senin (22/7/2019), awan gas air mata yang tajam tampak melayang-layang di distrik komersial kota yang padat. Polisi memerangi demonstran bertopeng setelah aksi protes besar lainnya, yang tampaknya tidak ada akhir yang terlihat dalam gejolak yang melanda pusat keuangan.

Sekelompok pendukung pemerintah bertopeng dan memegang tongkat juga mendatangi para demonstran di stasiun kereta api. Mereka memukuli banyak orang termasuk wartawan yang menyiarkan serangan tersebut.

Hong Kong telah terjerumus ke dalam krisis terburuk dalam sejarah akhir-akhir ini, selama beberapa minggu terjadi aksi dan konfrontasi kekerasan antara polisi dan pengunjuk rasa.

Protes awal disulut oleh RUU yang sekarang ditangguhkan yang akan memungkinkan ekstradisi ke daratan Cina.

Tetapi sejak itu mereka telah berkembang menjadi gerakan yang lebih luas yang menyerukan reformasi demokratis, hak pilih universal dan penghentian kebebasan geser di wilayah semi-otonom.

Gas air mata dan peluru karet menjadi sering terjadi ketika parlemen kota dihancurkan oleh pengunjuk rasa awal bulan ini. Otoritas Beijing menghadapi tantangan paling serius sejak Hong Kong dikembalikan ke China pada tahun 1997.

Pada Minggu ini, puluhan ribu demonstran berbaris di jalan-jalan. Ini adalah akhir pekan ketujuh berturut-turut bahwa warga Hong Kong telah keluar secara massal.

Tetapi pawai itu mengikuti pola yang sekarang sudah dikenal sebagai sebuah partisipasi damai yang besar diikuti malam bentrokan dengan kelompok-kelompok yang lebih keras.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 19 Apr 2026 13:05

    Blokade Berlanjut, AS Akan Buru Kapal-Kapal Terkait Iran di Seluruh Dunia

    JAKARTA â€" Amerika Serikat (AS) mengumumkan perluasan blokade Selat Hormuz dengan memerintahkan militernya untuk mengejar kapal-kapal yang terkait dengan Iran di seluruh dunia. Langkah ini diumu

  • Minggu, 19 Apr 2026 13:02

    Tentara Penjaga Perdamaian Prancis Tewas dalam Serangan di Lebanon Selatan

    JAKARTA â€" Seorang tentara Prancis tewas dan tiga lainnya terluka saat membersihkan jalan di Lebanon Selatan dalam serangan yang menurut pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dan pejabat Prancis ter

  • Minggu, 19 Apr 2026 12:54

    Komdigi Ancam Blokir Wikipedia, DPR: Hati-Hati, Kedepankan Pendekatan Persuasif

    JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang mengancam memblokir Wikimedia Foundation selaku pengelola Wikipedia. Namun,

  • Minggu, 19 Apr 2026 12:51

    Terungkap! Bandar Narkoba The Doctor Cuci Uang Ratusan Miliar Pakai Rekening Orang Lain

    JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap praktik pencucian uang yang dilakukan sindikat bandar narkoba “The Doctor” alias “Charlie” alias Andre Fernando dan H

  • Minggu, 19 Apr 2026 12:49

    Kronologi Kasus Dana Jemaat Gereja Paroki Aek Nabara Rp28 Miliar hingga Terbongkar 2026

    JAKARTA â€" Kasus dugaan fraud yang menimpa anggota Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Rantauprapat, Sumatera Utara, diduga telah berlangsung sejak 2019 dan baru terungkap pada Februari 2026. T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.