- Home
- Internasional
- Didukung 12 Pangeran Saudi, Isu Penggulingan Raja Salman Menguat
Didukung 12 Pangeran Saudi, Isu Penggulingan Raja Salman Menguat
Sabtu, 24 Okt 2015 14:24
Dukungan selusin pangeran Saudi soal rencana penggulingan Raja Salman itu kembali diungkap seorang pangeran yang merupakan salah satu dari cucu pendiri kerajaan Arab Saudi. Bangsawan Saudi yang namanya dirahasikan karena keselamatannya terancam itu mengungkapnya kepada media Inggris, Independent.
Menurutnya, rencana penggulingan Raja Salman itu juga akan didukung para pemimpin agama Islam di Saudi atau para ulama. "Ulama dan tokoh-tokoh agama lebih condong ke Pangeran Ahmed. Tidak semua dari mereka (mendukung), tapi 75 persen," katanya. Dia mengatakan, dukungan administrasi akan menjadi penting untuk setiap suksesi monarki.
Bulan lalu, sang Pangeran Saudi itu menulis dua surat yang di-posting online soal seruannya untuk menggulingkan Raja Salman. Meski identitasnya dirahasiakan, dia juga berbicara kepada Guardian soal rencana kudeta tersebut.
Berbagai masalah yang memicu isu kudeta terhadap Raja Salman antara lain, soal tragedi dalam pelaksanaan ibadah haji termasuk robohnya crane di Masjidil Haram dan tragedi di Mina dengan korban tewas lebih dari dua ribu jamaah haji.
Selain itu, soal pengangkatan putranya, Mohamed bin Salman sebagai Deputi Putra Mahkota juga menjadi pemicu. Bahkan, kebijakan Raja Salman yang meluncurkan perang di Yaman dengan biaya mahal turut memicu ketidakpuasan keluarga kerajaan terhadapnya.
"Entah raja mungkin akan meninggalkan Arab Saudi, seperti halnya Raja Saud, dan ia akan sangat dihormati di dalam dan luar negeri," kata pangeran pembongkar gonjang-ganjing suksesi kerajaan Saudi itu, seperti dilansir IB Times, Sabtu (24/10/2015).
"Atau Pangeran Ahmed akan menjadi Putra Mahkota, tetapi dengan mengontrol dan bertanggung jawab untuk seluruh negeri, termasuk soal ekonomi, minyak, angkatan bersenjata, pengawal nasional, kementerian dalam negeri, dinas rahasia, bahkan segala sesuatu dari A sampai Z," ungkapnya.
Pangeran Ahmed, kata dia, menjadi sosok favorit karena kesediaannya untuk membersihkan sistem peradilan, dan menjadi tokoh oposisi terhadap penahanan politik dan gaya hidup bebas yang bermasalah. "Pangeran Ahmed ingin memperkenalkan reformasi seperti kebebasan berpikir, membersihkan sistem peradilan dan membebaskan tahanan politik yang tidak ada hubungannya dengan terorisme," imbuh dia.
"Banyak tahanan politik telah di penjara sejak sebelum 2001 karena pendapat yang bijaksana dan pandangan Islam moderat mereka. Jika Pangeran Ahmed memiliki wewenang ia akan memungkinkan orang tersebut bebas," pangkasnya.
(okezone..com)
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama
KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil
Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos
JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni
Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok
PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia
Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr