- Home
- Internasional
- Dipasok Senjata AS, Pemberontak Suriah Justru Saling Bentrok
Dipasok Senjata AS, Pemberontak Suriah Justru Saling Bentrok
Selasa, 08 Des 2015 16:04
Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya, khususnya Turki, diketahui menjadi pemasok utama persenjataan berbagai kelompok pemberontak rezim Assad.
Dengan jalan ini, mereka berharap kaum pemberontak selain berjuang menurunkan Presiden Suriah, sekaligus membantu memerangi Daesh (nama lain ISIS).
Akan tetapi, laporan baru dari Observatorium Hak Asasi Manusia (HAM) untuk Suriah di AS mengungkapkan bahwa pasokan senjata itu telah dimanfaatkan kaum pemberontak untuk saling memperkukuh daerah kekuasaan masing-masing, alih-alih turut membantu AS dan sekutu memerangi ISIS.
Perseteruan antar kaum pemberontak terjadi di dekat kota Azaz, sekitar Aleppo, di sepanjang perbatasan Turki.
"Tentara Syam (Levant Front) dan lainnya bertengkar mengenai siapa yang paling berhak menguasai daerah Azaz. Percekcokan itu terutama terjadi antara Jaysh al-Thuwar dengan atau Kurdish YPG," ungkap seorang pejuang kepada Reuters, disadur dari Sputnik, Selasa (8/12/2015).
Jaysh al-Thuwar atau Tentara Revolusi Suriah anti-Assad yang dikenal ambisius menyatukan Arab, Kurdi dan Turki. Sementara Kurdish Yekineyen Parastina Gel (Kurdish YPG) atau Unit Perlindungan Masyarakat Kurdi sebenarnya merupakan sekutu terdekat Jaysh al-Thuwar di Irak Utara.
Keduanya tergabung dalam Pasukan Pembebasan Suriah (Free Syrian Army) yang membantu negara barat memerangi ISIS.
Masalahnya, FSA adalah kelompok yang memiliki kedekatan dengan Turki, sedangkan YPG dan Jaysh al-Thuwar lebih pro Washington dan kemudian membentuk aliansi baru bernama Pasukan Demokrasi Suriah.
Menurut Direktur Observasi HAM Suriah, Rami Abdulrahman, perselisihan antara kelompok pemberontak yang pro Turki dan AS adalah sesuatu yang amat ganjil.
"(Jika saling tuding senjata antar kaum pemberontak itu terus berlanjut, maka) pemenang dari perseteruan ini kemungkinan adalah ISIS. Karena mereka juga mengerahkan pasukan ke daerah yang sama, dan tampaknya berencana untuk hanya mengambil potongan-potongan mana faksi akhirnya memenangkan pertempuran ini, dan mengklaim berharga lintas batas," tukas Jason Ditz, editor berita untuk portal Antiwar.
Selama krisis di Suriah, Rusia berupaya keras mempertahankan posisi Assad, yang menurutnya merupakan cara terefektif dalam mencegah penyebaran bibit teror ISIS di Suriah.
Negeri Beruang Merah itu juga berharap dengan demikian warga Suriah bisa memutuskan sendiri pemimpinnya. Sementara AS dan Turki mati-matian mendukung kaum pemberontak menggulingkan Putra Mantan Presiden Hafizh al-Assad tersebut dari jabatannya sekarang.
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se