Kamis, 02 Jul 2026

Disangka Bawa Bom, AS Tangkap Remaja Muslim

Kamis, 17 Sep 2015 15:28
AFP
Ahmed Mohammed meracik jam buatan.
IRVING – Isu rasial kembali mengguncang Amerika Serikat (AS). Kepolisian di Irving, Texas, menahan seorang remaja Muslim karena membawa jam tangan buatannya ke sekolah. Jam buatannya itu disangka bom oleh petugas Kepolisian AS.

Ahmed Mohammed, embawa barang buatannya sebuah jam tangan yang tersusun dalam kotak logam ke SMA McArthur. Namun, tak disangka dia justru digelandang polisi setelah salah seorang gurunya menyangkanya membawa bom.

Remaja berusia 14 tahun itu ditangkap, diinterogasi, dan dibawa ke penampungan anak-anak nakal sebelum dijemput oleh orangtuanya.

Cerita Ahmed ini tak pelak menimbulkan kemarahan dari masyarakat atas perlakuan yang diterimanya yang diduga kuat disebabkan motif rasialisme. Banyak yang menduga dia ditahan saat membawa jam buatannya. Penyebabnya dia adalah seorang Muslim yang sering dikaitkan dengan teroris.

"Hal itu membuat saya merasa seperti bukan manusia. Membuat saya merasa seorang pelaku kriminal," tutur Ahmed kepada Dallas Morning News, Kamis (17/9/2015).

Tidak hanya itu, akibat kejadian ini remaja berkacamata itu juga dijatuhi hukuman skorsing oleh sekolahnya.

Dukungan bagi Ahmed pun mengalir di media sosial dengan tagar #IStandWithAhmed. Takut kurang, tokoh-tokoh penting di AS seperti Presiden Barrack Obama dan kandidat President Hillary Clinton menyatakan dukungannya bagi Ahmed.

Kepolisian Irving mengumumkan pada Rabu 16 September 2015 bahwa mereka tidak akan menjatuhkan tuduhan kepada Ahmed. Keterangan dari Kepolisian Irving menyebut kejadian itu sebagai sebuah insiden kecil dan tidak ada hubungannya dengan ras atau agama yang dianut Ahmed.

"Kita hidup di zaman Anda tidak dapat membawa benda seperti itu ke sekolah. Kita telah melihat di seantero negeri kejadian mengerikan yang terjadi, jadi kami harus berhati-hati," jelas Kepala Polisi Irving, Larry Boyd.

Ahmed sendiri menyatakan sedih atas tanggapan yang semula ia dapatkan atas penemuannya. Namun, dia menyatakan terharu dengan dukungannya yang mengalir kepadanya.

"Melihat dukungannya dari orang-orang membuat saya senang," katanya.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 16:48

    Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:09

    KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:08

    Lantik 38 Pejabat, Bupati Asmar Dorong Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Responsif

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat administrator dan pejabat pengaw

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:31

    LBH Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Sembilan Warga Rupat Utara ke Polda Riau

    PEKANBARU - Gabungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ICMI Wilayah Riau dan LBH Pekanbaru resmi mengadukan dugaan tindak kekerasan fisik oleh oknum aparat Polsek Rupat Utara terhadap sembilan warga sipil.

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:19

    Pesona Batik Motif Bakar Tongkang Karya Miskiah Angkat Budaya Rokan Hilir ke Kancah Nasional

    BAGANSIAPIAPI - Perayaan Festival Ekraf Pesona Beapi Besenergi Kawasan Qris yang memeriahkan event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi sukses menarik perhatian masyarakat luas. Dari 35 stand bazar yang me

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor