Minggu, 19 Apr 2026

Disangka Bawa Bom, AS Tangkap Remaja Muslim

Kamis, 17 Sep 2015 15:28
AFP
Ahmed Mohammed meracik jam buatan.
IRVING – Isu rasial kembali mengguncang Amerika Serikat (AS). Kepolisian di Irving, Texas, menahan seorang remaja Muslim karena membawa jam tangan buatannya ke sekolah. Jam buatannya itu disangka bom oleh petugas Kepolisian AS.

Ahmed Mohammed, embawa barang buatannya sebuah jam tangan yang tersusun dalam kotak logam ke SMA McArthur. Namun, tak disangka dia justru digelandang polisi setelah salah seorang gurunya menyangkanya membawa bom.

Remaja berusia 14 tahun itu ditangkap, diinterogasi, dan dibawa ke penampungan anak-anak nakal sebelum dijemput oleh orangtuanya.

Cerita Ahmed ini tak pelak menimbulkan kemarahan dari masyarakat atas perlakuan yang diterimanya yang diduga kuat disebabkan motif rasialisme. Banyak yang menduga dia ditahan saat membawa jam buatannya. Penyebabnya dia adalah seorang Muslim yang sering dikaitkan dengan teroris.

"Hal itu membuat saya merasa seperti bukan manusia. Membuat saya merasa seorang pelaku kriminal," tutur Ahmed kepada Dallas Morning News, Kamis (17/9/2015).

Tidak hanya itu, akibat kejadian ini remaja berkacamata itu juga dijatuhi hukuman skorsing oleh sekolahnya.

Dukungan bagi Ahmed pun mengalir di media sosial dengan tagar #IStandWithAhmed. Takut kurang, tokoh-tokoh penting di AS seperti Presiden Barrack Obama dan kandidat President Hillary Clinton menyatakan dukungannya bagi Ahmed.

Kepolisian Irving mengumumkan pada Rabu 16 September 2015 bahwa mereka tidak akan menjatuhkan tuduhan kepada Ahmed. Keterangan dari Kepolisian Irving menyebut kejadian itu sebagai sebuah insiden kecil dan tidak ada hubungannya dengan ras atau agama yang dianut Ahmed.

"Kita hidup di zaman Anda tidak dapat membawa benda seperti itu ke sekolah. Kita telah melihat di seantero negeri kejadian mengerikan yang terjadi, jadi kami harus berhati-hati," jelas Kepala Polisi Irving, Larry Boyd.

Ahmed sendiri menyatakan sedih atas tanggapan yang semula ia dapatkan atas penemuannya. Namun, dia menyatakan terharu dengan dukungannya yang mengalir kepadanya.

"Melihat dukungannya dari orang-orang membuat saya senang," katanya.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.