- Home
- Internasional
- Dubes AS untuk PBB Desak Palestina Terima Perjanjian Damai dengan Israel
Internasional
Dubes AS untuk PBB Desak Palestina Terima Perjanjian Damai dengan Israel
Rabu, 19 Des 2018 11:26
NEW YORK - Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB yang akan segera mengundurkan diri, Nikki Haley, Selasa 18 Desember 2018 menyerukan kepada Palestina untuk menerima perjanjian perdamaian, dengan mengatakan hal itu lebih menguntungkan Palestina dibanding Israel.
"Sudah saatnya kita menghadapi kebenaran yang nyata : kedua pihak akan sama-sama memperoleh manfaat dari perjanjian damai ini, tetapi Palestina akan mendapat lebih banyak manfaat, sementara Israel justru mengambil risiko yang lebih besar," ujar Haley dalam sidang Dewan Keamanan PBB tentang isu Timur Tengah yang dihadirinya untuk terakhir kali.
"Israel adalah negara yang jaya, kuat dan makmur," ujar Haley kepada sejumlah duta besar.
"Mereka (Israel) selalu menghendaki perdamaian dengan negara-negara tetangganya. Israel jelas menunjukkan kesediannya untuk melakukan pengorbanan lebih besar bagi tercapainya perdamaian, termasuk menyerahkan lahan yang luas; tetapi Israel tidak akan membuat perjanjian damai dengan harga apapun, dan seharusnya memang tidak," ujar Haley.
Utusan Amerika itu menggambarkan Palestina sebagai rakyat yang bangga, dan sebagaimana Israel, tidak perlu menerima perjanjian damai dengan harga apapun.
"Tetapi kondisi rakyat Palestina sangat berbeda," tambah Haley. Ia menjabarkan tentang kondisi ekonomi Palestina yang miskin, kekurangan layanan dasar, termasuk layanan kesehatan dan listrik, dan bagaimana secara de facto Hamas yang menguasai Jalur Gaza.
"Teroris menguasai sebagian besar wilayah, merongrong keselamatan seluruh warga," ujar Haley.
"Rakyat Palestina sangat menderita, sementara kepemimpinan mereka bergantung pada tuntutan yang sudah berumur 50 tahun yang kini menjadi semakin tidak realistis," tegasnya.
Sebuah perjanjian damai, ujar Haley, akan memberi Palestina
kemungkinan "pemulihan secara besar-besaran" kondisi kehidupan dan
kendali yang lebih besar atas masa depan politik mereka.
(okezone.com)
Internasional
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit