Sabtu, 01 Agu 2026
  • Home
  • Internasional
  • FIFA Tak Peduli Ancaman Boikot, Tetap Lanjutkan Rencana Jual Saham

Internasional,

FIFA Tak Peduli Ancaman Boikot, Tetap Lanjutkan Rencana Jual Saham

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 01 Agu 2026 10:20
SWISS-FIFA memastikan tetap melanjutkan proses konsultasi terkait rencana masuknya investasi swasta ke pengelolaan Piala Dunia dan turnamen lainnya, meski mendapat ancaman boikot dari UEFA beserta 55 asosiasi anggotanya.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menegaskan proses konsultasi akan tetap berjalan agar seluruh 211 asosiasi anggota (member association/MA) dapat memberikan suara berdasarkan informasi yang lengkap.

"Proses konsultasi yang kami rencanakan terganggu oleh pemberitaan media yang tidak akurat. Kami akan melanjutkan proses konsultasi ini agar setiap MA memiliki kesempatan memberikan suara berdasarkan fakta," demikian pernyataan FIFA dilansir dari RTE, Jumat (31/7/2026).

Sebelumnya, FIFA mengumumkan rencana membentuk entitas baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) yang akan mengelola kegiatan komersial dan operasional berbagai turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia. Melalui entitas tersebut, FIFA berencana menawarkan kepemilikan saham hingga 20% kepada investor eksternal dengan valuasi mencapai US$ 20 miliar atau sekitar € 17 miliar.

Rencana tersebut memicu penolakan dari UEFA. Konfederasi sepak bola Eropa itu menilai FIFA tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan para pemangku kepentingan dan menuduh badan sepak bola dunia tersebut "menjual jiwa sepak bola".

Sebagai bentuk penolakan, UEFA memutuskan akan memboikot seluruh turnamen FIFA bersama 55 asosiasi anggotanya apabila proposal tersebut tetap dijalankan.

Menanggapi hal itu, FIFA menegaskan tidak pernah berniat menjual sepak bola kepada investor. "Tidak ada yang menjual sepak bola. Ini bukan sesuatu yang akan dipertimbangkan FIFA," tulis FIFA.

Organisasi tersebut juga menegaskan tidak ada satu pun pihak yang berhak mengklaim mewakili seluruh 211 asosiasi anggota FIFA.

"Setiap asosiasi anggota harus diberi kesempatan mempelajari proposal tersebut dan menentukan masa depannya sendiri. Itulah prinsip demokrasi yang dijunjung FIFA," lanjut pernyataan tersebut.

Presiden FIFA Gianni Infantino secara terbuka mendukung pembentukan FFE. Salah satu kelompok investor yang disebut siap berpartisipasi dipimpin Thrive Eternal, perusahaan investasi yang didirikan Joshua Kushner, adik ipar Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Meski menjanjikan peningkatan pendanaan bagi asosiasi anggota, sejumlah pihak menilai skema tersebut akan sulit terealisasi apabila UEFA benar-benar memboikot Piala Dunia putra maupun putri. Turnamen FIFA pertama yang berpotensi terdampak ialah Piala Dunia U-20 Putri yang dijadwalkan berlangsung di Polandia pada September 2026.

Selain itu, babak kualifikasi Piala Dunia Putri 2027 yang dijadwalkan dimulai pada musim gugur tahun ini juga terancam terganggu apabila boikot benar-benar diterapkan oleh negara-negara anggota UEFA.

Infantino sebelumnya menyatakan pembentukan FFE akan membantu mempercepat pengembangan sepak bola global. Meski membuka peluang investasi dari pihak luar, FIFA menegaskan tetap menjadi pemilik sekaligus pengendali penuh atas FFE, termasuk seluruh kewenangan terkait tata kelola sepak bola, penyelenggaraan kompetisi, kalender pertandingan, serta regulasi olahraga.(ckplh)
Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/138653/2026/08/01/fifa-tak-peduli-ancaman-boikot-tetap-lanjutkan-rencana-jual-saham/#sthash.riVjXEt6.dpbs

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki