- Home
- Internasional
- Foto Kekejaman Assad Dirilis
Foto Kekejaman Assad Dirilis
Sabtu, 03 Okt 2015 15:16
Seorang fotografer secara diam-diam mengungkap bagaimana seramnya rezim Assad dengan menggunakan foto sebanyak 45.000 mayat, korban dari penyiksaan dan interogasi dari pihak militer di bawah perintah Assad.
Fotografer yang tidak mau disebutkan namanya tersebut menggunakan alias, yaitu "Caesar", memberanikan diri untuk memublikasikan foto tersebut, walaupun dia tahu nyawanya terancam. Foto yang dicetak bisa dikatakan sangat mengerikan, namun memulai investigasi internasional terhadap diktator Suriah tersebut dengan dakwaan kejahatan kemanusiaan.
"Saya tidak pernah melihat yang seperti ini," kata Caesar, yang masih takut akan dibunuh oleh Assad." Sebelum perang mereka menyiksa tahanan untuk mencari informasi, namun sekarang mereka menyiksa hanya untuk membunuh," dilansir dari Daily Mail, Sabtu (3/10/2015).
"Saya melihat jenazah yang memiliki bekas terbakar oleh lilin, bekas terbakar yang berbentuk bulat, di wajah salah satu jenazah. Beberapa ada yang memiliki luka-luka tusukan, ada yang bola matanya dikeluarkan, ada yang giginya hilang. Bahkan, ada yang memiliki banyak bekas cambukan di punggungnya," tambahnya.
Caesar adalah bagian dari tim forensik rahasia Assad, bagian dokumentasi. Namun, karena dia sudah tidak tahan akan kekejaman yang disaksikannya secara diam-diam, ia mulai memindahkan foto-foto tersebut ke flash disk secara bertahap sejak 2011-2013.
Gambar-gambar tersebut juga dipamerkan di markas PBB, di New York, untuk memperlihatkan kepada publik dan pejabat PBB bagaimana kejamnya rezim Assad dan butuh untuk dihentikan.
Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka
INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe
PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun
JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade
Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai
JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut
Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,