Selasa, 21 Apr 2026

Foto Kekejaman Assad Dirilis

Sabtu, 03 Okt 2015 15:16
Reuters
Foto kekejaman Assad juga di pamerkan di markas PBB, New York
NEW YORK – Sebuah buku yang baru saja dirilis, menunjukkan secara detail kekejaman dari rezim President Bashar al-Assads, memperlihatkan bagaimana dia secara kejam menyiksa dan membunuh orang yang melawan pemerintahannya.

Seorang fotografer secara diam-diam mengungkap bagaimana seramnya rezim Assad dengan menggunakan foto sebanyak 45.000 mayat, korban dari penyiksaan dan interogasi dari pihak militer di bawah perintah Assad.

Fotografer yang tidak mau disebutkan namanya tersebut menggunakan alias, yaitu "Caesar", memberanikan diri untuk memublikasikan foto tersebut, walaupun dia tahu nyawanya terancam. Foto yang dicetak bisa dikatakan sangat mengerikan, namun memulai investigasi internasional terhadap diktator Suriah tersebut dengan dakwaan kejahatan kemanusiaan.

"Saya tidak pernah melihat yang seperti ini," kata Caesar, yang masih takut akan dibunuh oleh Assad." Sebelum perang mereka menyiksa tahanan untuk mencari informasi, namun sekarang mereka menyiksa hanya untuk membunuh," dilansir dari Daily Mail, Sabtu (3/10/2015).

"Saya melihat jenazah yang memiliki bekas terbakar oleh lilin, bekas terbakar yang berbentuk bulat, di wajah salah satu jenazah. Beberapa ada yang memiliki luka-luka tusukan, ada yang bola matanya dikeluarkan, ada yang giginya hilang. Bahkan, ada yang memiliki banyak bekas cambukan di punggungnya," tambahnya.

Caesar adalah bagian dari tim forensik rahasia Assad, bagian dokumentasi. Namun, karena dia sudah tidak tahan akan kekejaman yang disaksikannya secara diam-diam, ia mulai memindahkan foto-foto tersebut ke flash disk secara bertahap sejak 2011-2013.

Gambar-gambar tersebut juga dipamerkan di markas PBB, di New York, untuk memperlihatkan kepada publik dan pejabat PBB bagaimana kejamnya rezim Assad dan butuh untuk dihentikan.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 18:39

    Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka

    INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:36

    PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun

    JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:33

    Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai

    JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:27

    Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:19

    Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!

    JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.