Minggu, 19 Apr 2026

Internasional,

Gembong Narkoba Paling Ditakuti di Ekuador Diekstradisi ke AS

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 21 Jul 2025 16:46
Detiknews.com
Gembong narkoba paling ditakuti di Ekuador, Jose Adolfo Macias alias Fito, telah diekstradisi ke Amerika Serikat (AS), sebulan setelah dia ditangkap kembali usai kabur dari penjara. Di AS, Macias akan dihadirkan dalam persidangan pada Senin (21/7) atas dakwaan perdagangan narkoba dan senjata internasional.

Macias merupakan pemimpin geng kriminal Los Choneros. Departemen Kehakiman AS, seperti dilansir Reuters dan CNN, Senin (21/7/2025), menyatakan bahwa di bawah arahan Macias, geng Los Choneros melakukan serangkaian tindak kekerasan terhadap penegak hukum, politisi, pengacara, jaksa, dan warga sipil.

Pemerintah Ekuador juga menyebut geng kriminal itu memegang kendali besar atas penjara-penjara di negara tersebut, yang marak korupsi dan kelebihan kapasitas.

Pengacara Macias, Alexei Schacht, mengatakan kliennya akan mengaku tidak bersalah atas semua dakwaan yang dijeratkan dalam persidangan di pengadilan federal Brooklyn, New York. AS

"Tuan Macias dan saya akan hadir besok di pengadilan federal Brooklyn ... di mana dia akan mengaku tidak bersalah," kata Schacht dalam pernyataan kepada Reuters pada Minggu (20/7)

"Setelah itu, dia akan ditahan di penjara yang akan ditentukan kemudian," ucapnya.

Macias melarikan diri tahun lalu dari penjara Ekuador, tempat dia menjalani masa hukuman 34 tahun penjara atas serangkaian tindak kejahatan. Dia berhasil ditangkap kembali bulan lalu oleh otoritas Ekuador, setelah lebih dari setahun bersembunyi.

Otoritas Ekuador menemukan Macias di dalam sebuah bunker bawah tanah di dekat sebuah mansion di area Provinsi Manabi. Mansion tersebut dilengkapi dengan pusat kebugaran, dinding marmer, dan ruang game, di antara fasilitas lainnya.

Pada Minggu (20/7), menurut otoritas penjara Ekuador, Macias dipindahkan dari penjara dengan keamanan maksimum di kota pelabuhan Guayaquil ke bandara yang ada di kota tersebut, di mana dia diserahkan kepada para pejabat AS yang tiba lebih awal untuk melaksanakan proses ekstradisi.

Sebuah pesawat milik Departemen Kehakiman AS tiba di Guayaquil pada Minggu (20/7) siang, sekitar pukul 12.45 waktu setempat, dan lepas landas dari wilayah tersebut dengan membawa Macias setelah pukul 14.00 waktu setempat.

Foto yang dirilis otoritas penjara Ekuador pada Minggu (20/7) menunjukkan Macias mengenakan celana pendek, kaos oblong, helm dan rompi antipeluru saat dikawal sejumlah agen Kepolisian Nasional yang bersenjata lengkap.

Dalam dokumen pengadilan yang diajukan ke Distrik Timur New York, jaksa penuntut meminta agar Macias ditahan selama persidangan berjalan, dengan alasan ancaman yang ditimbulkannya terhadap publik dan kemungkinan risiko kabur dari penjara.

Dokumen yang sama menyebut Macias diekstradisi ke AS "hanya untuk menghadapi tuntutan hukum". Jika terbukti bersalah dalam persidangan di AS, Macias terancam hukuman minimum 10 tahun penjara dan maksimum hukuman penjara seumur hidup.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.