Minggu, 19 Apr 2026

Internasional,

Hamas Kini Bangkrut Akibat Salah Kalkulasi Perang dengan Israel

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 23 Jul 2025 13:45
Berita satu.com
Hamas dinilai melakukan kesalahan strategis dengan mengasumsikan bahwa perang dengan Israel tidak akan berlangsung lebih dari satu tahun. Akibatnya, kelompok tersebut kini kehabisan sumber daya, sementara konflik terus berkecamuk lebih dari 20 bulan.

Perang ini bermula setelah serangan besar-besaran Hamas ke wilayah selatan Israel pada 7 Oktober 2023. Serangan tersebut memicu serangan balasan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) ke Jalur Gaza yang menewaskan ribuan orang dan menghancurkan infrastruktur.

Sebulan setelah serangan itu, para pemimpin Hamas menyatakan bahwa pengorbanan tersebut adalah bagian dari perjuangan kemerdekaan Palestina. Khalil al-Hayya, anggota senior Hamas, dalam wawancara di Doha, Qatar, menyatakan bahwa konflik ini telah memaksa dunia untuk kembali memperhatikan isu Palestina.

Namun, analis politik Ibrahim Madhoun menyebut Hamas salah dalam memperkirakan kekuatan Israel dan ketahanan konflik. Hamas yakin dukungan dari negara-negara sekutu akan cukup untuk bertahan, tetapi kini justru kehabisan sumber daya, dan sekutu seperti Iran juga mengalami kerugian akibat bentrokan dengan Israel.

Menurut mantan perwira intelijen Israel Oded Ailam, Hamas kini tidak mampu membayar pejuangnya, membangun kembali jaringan terowongan, atau mengganti fasilitas komando bawah tanah yang hancur. Bahkan, Mohammed Sinwar, salah satu komandan Hamas, dilaporkan bersembunyi di bunker sederhana sebelum akhirnya tewas dalam serangan udara Mei lalu.

Pemerintah Hamas pun dilaporkan tak lagi mampu membayar gaji pasukan keamanan dan staf administratifnya. Mereka bahkan kesulitan memberikan santunan kepada keluarga para pejuang yang gugur.

Sumber dana Hamas sebelumnya berasal dari pungutan pajak atas barang komersial dan pengawasan distribusi bantuan. Hamas juga kerap mengenakan tarif tinggi terhadap barang-barang pokok dan menunda distribusi bantuan untuk menaikkan harga pasar. Namun, ketika Israel memblokir bantuan pada Maret, pendapatan ini anjlok.

Tekanan militer dan finansial yang semakin besar membuat Hamas kehilangan dukungan publik di Gaza. Seorang pegawai pemerintah Hamas bernama Rami mengatakan bahwa keyakinan atas kemenangan besar kini berubah menjadi kemarahan dan kekecewaan.

Adam Boehler, utusan khusus AS untuk krisis sandera Gaza, pada Senin (21/7/2025) lalu mendesak Hamas agar menerima kesepakatan gencatan senjata dan membebaskan para sandera untuk mengakhiri perang. Usulan itu mencakup pembebasan 10 sandera hidup dan pemulangan 18 jenazah, namun Hamas belum memberikan tanggapan resmi.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.