Rabu, 10 Jun 2026

Internasional,

Hamas Kini Bangkrut Akibat Salah Kalkulasi Perang dengan Israel

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 23 Jul 2025 13:45
Berita satu.com
Hamas dinilai melakukan kesalahan strategis dengan mengasumsikan bahwa perang dengan Israel tidak akan berlangsung lebih dari satu tahun. Akibatnya, kelompok tersebut kini kehabisan sumber daya, sementara konflik terus berkecamuk lebih dari 20 bulan.

Perang ini bermula setelah serangan besar-besaran Hamas ke wilayah selatan Israel pada 7 Oktober 2023. Serangan tersebut memicu serangan balasan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) ke Jalur Gaza yang menewaskan ribuan orang dan menghancurkan infrastruktur.

Sebulan setelah serangan itu, para pemimpin Hamas menyatakan bahwa pengorbanan tersebut adalah bagian dari perjuangan kemerdekaan Palestina. Khalil al-Hayya, anggota senior Hamas, dalam wawancara di Doha, Qatar, menyatakan bahwa konflik ini telah memaksa dunia untuk kembali memperhatikan isu Palestina.

Namun, analis politik Ibrahim Madhoun menyebut Hamas salah dalam memperkirakan kekuatan Israel dan ketahanan konflik. Hamas yakin dukungan dari negara-negara sekutu akan cukup untuk bertahan, tetapi kini justru kehabisan sumber daya, dan sekutu seperti Iran juga mengalami kerugian akibat bentrokan dengan Israel.

Menurut mantan perwira intelijen Israel Oded Ailam, Hamas kini tidak mampu membayar pejuangnya, membangun kembali jaringan terowongan, atau mengganti fasilitas komando bawah tanah yang hancur. Bahkan, Mohammed Sinwar, salah satu komandan Hamas, dilaporkan bersembunyi di bunker sederhana sebelum akhirnya tewas dalam serangan udara Mei lalu.

Pemerintah Hamas pun dilaporkan tak lagi mampu membayar gaji pasukan keamanan dan staf administratifnya. Mereka bahkan kesulitan memberikan santunan kepada keluarga para pejuang yang gugur.

Sumber dana Hamas sebelumnya berasal dari pungutan pajak atas barang komersial dan pengawasan distribusi bantuan. Hamas juga kerap mengenakan tarif tinggi terhadap barang-barang pokok dan menunda distribusi bantuan untuk menaikkan harga pasar. Namun, ketika Israel memblokir bantuan pada Maret, pendapatan ini anjlok.

Tekanan militer dan finansial yang semakin besar membuat Hamas kehilangan dukungan publik di Gaza. Seorang pegawai pemerintah Hamas bernama Rami mengatakan bahwa keyakinan atas kemenangan besar kini berubah menjadi kemarahan dan kekecewaan.

Adam Boehler, utusan khusus AS untuk krisis sandera Gaza, pada Senin (21/7/2025) lalu mendesak Hamas agar menerima kesepakatan gencatan senjata dan membebaskan para sandera untuk mengakhiri perang. Usulan itu mencakup pembebasan 10 sandera hidup dan pemulangan 18 jenazah, namun Hamas belum memberikan tanggapan resmi.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.