- Home
- Internasional
- ISIS Bantai 70 Warga Sunni di Irak
ISIS Bantai 70 Warga Sunni di Irak
Selasa, 06 Okt 2015 14:21
Sheikh Naeem al-Gaoud mengatakan kepada BBC bahwa anggota suku Al Bu Nimr ditembak mati di Desa Khanizir, Provinsi Anbar, Irak, pada Minggu malam.
Dia mengatakan mereka dibunuh karena memiliki anggota keluarga yang bekerja sebagai aparat keamanan Irak.
Al Bu Nimr memainkan peran penting dalam memerangi kelompok jihadis selama bertahun-tahun.
Pada 2014, milisi ISIS membunuh lebih 500 anggota suku itu, tetapi pemimpinnya bersumpah untuk terus menentang.
Suku yang diyakini terdiri dari lebih 500 ribu orang tersebut, menentang ISIS setelah milisi tersebut merampas kekuasaan wilayah Irak barat dan utara.
Anggota suku itu juga membantu militer Amerika Serikat menghadapi Al-Qaeda di Irak dalam "Kebangkitan Sunni" pada 2006 dan 2007.
Sheikh Gaoud mengatakan anggota suku ini melarikan diri ke Khanizir dengan keluarganya dari rumah mereka di daerah al-Furat, Ramadi setelah ISIS menguasai ibu kota Provinsi Anbar, Mei lalu.
Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka
INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe
PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun
JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade
Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai
JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut
Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,