Kamis, 11 Jun 2026

ISIS Bunuh 3.500 Orang Sejak Umumkan Kekalifahan

Senin, 30 Nov 2015 08:35
BEIRUT - Kelompok bersenjata ISIS membunuh lebih dari 3.500 orang di Suriah, termasuk 2.000 warga, sejak menyatakan kekalifahan pada Juni 2014.

Pengamat Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan pada November, ISIS menewaskan 53 orang, termasuk 35 warga, di wilayah kekuasaan mereka di Suriah. Temuan baru pengamat bermarkas di Inggris itu menunjukkan 3.591 orang dibunuh oleh ISIS di Suriah sejak kelompok tersebut menyatakan gerakan kekalifahan setelah merebut kendali di sebagian besar wilayah negara tersebut.

Jumlah korban terbaru itu mencakup 1.945 warga, yang tidak memiliki andil apa pun dalam pertempuran, termasuk 103 perempuan dan 77 anak-anak.

Beberapa korban lain dibunuh atas tuduhan melakukan sihir, homoseksualitas, dan ikut dengan persekutuan pimpinan Amerika Serikat, yang membombardir IS di Suriah sejak September 2014.

Separuh dari korban tewas adalah anggota suku Sunni Shaitat. ISIS membunuh 930 anggota suku tinggal di propinsi timurlaut, Deir Ezzor, itu pada tahun lalu, setelah mereka menentang kelompok keras tersebut.

Pengamat itu juga mencatat 247 pembunuhan dilakukan ISIS terhadap pemberontak lawannya dan pejuang Kurdi, begitu pula 975 pembunuhan pasukan pemerintah.

ISIS juga membunuh 415 anggotanya, yang dianggap bersalah atas tuduhan kejahatan, termasuk mata-mata. Sebagian besar anggota ISIS dibunuh saat mereka mencoba meninggalkan kelompok dengan bantuan jaringan pegiat hak asasi, pekerja kesehatan, dan pejuang di lapangan.

Di Suriah, kelompok garis keras itu mengendalikan provinsi Homs dan Hama di tengah, Deir Ezzor dan Hassakeh di timurlaut, serta Raqa dan Aleppo di utara. Kelompok beranggotakan puluhan ribu pejuang itu melakukan penculikan, pemerkosaan, pemenggalan, dan pelemparan batu di daerah dudukan. PBB menyebut tindakan ISIS sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Lebih dari 250 ribu orang tewas dan lebih dari empat juta orang melarikan diri sejak konflik di Suriah meletus pada 2011.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:35

    Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana

    Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:53

    Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri

    KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:51

    SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

    PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.