- Home
- Internasional
- ISIS Eksekusi 18 Orang di Kota Bersejarah Suriah
ISIS Eksekusi 18 Orang di Kota Bersejarah Suriah
Selasa, 01 Des 2015 08:14
Menurut laporan dari Syrian Observatory for Human Rights, ISIS memberi tahu para warga setempat yang tinggal di dekat Palmyra, bahwa mereka akan mengesekusi para 'tentara kafir', yang dimaksud adalah pihak militer rezim Suriah.
Menurut sumber setempat sebagaimana dilansir dari Ansamed, Selasa (1/12/2015) diantara para korban yang dieksekusi selain para tentara, terdapat warga sipil yang dituduh ISIS ikut bekerja sama di rezim Suriah.
Dilaporkan juga bahwa eksekusi ini diadakan ditengah alun-alun Palmyra. Palmyra sendiri adalah situs bersejarah yang penting untuk dunia arkeologi, yang dimana sudah dimasukan ke dalam kategori warisan dunia UNESCO.
Palmyra juga terkenal dengan puing-puing monumen sisa dari kota besar yang pernah ada, yang bahkan di kalangan arkeolog menganggapnya sebagai kota bersejarah paling penting dari segi perkembangan budayanya.
Situs arkeologi ini mengalami banyak kerusakan semenjak ISIS mengambil alih kota bersejarah tersebut, karena sempat terjadi baku tembak antara ISIS dan para tentara Suriah yang berusaha melindungi Palmyra.
ISIS juga kerap kali mengadakan eksekusi di lokasi ini, bahkan pada bulan Juli 2014, militan radikal ini sempat merilis video rekaman eksekusi 25 tentara Suriah yang diadakan di kota bersejarah ini.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T