- Home
- Internasional
- ISIS Gunakan Senjata Buatan AS dan Rusia
ISIS Gunakan Senjata Buatan AS dan Rusia
Kamis, 10 Des 2015 08:14
Militan yang juga sering disebut daesh ini memperlihatkan kampanye propaganda mereka yang dikabarkan demi merekrut anggota baru untuk masuk ke dalam kelompok radikal ini. Persenjataan ini ternyata bukan dibeli oleh ISIS namun dicuri ketika para militan ini menyerang bandara militer Deir ez-Zor.
Sehingga banyak klaim dari beberapa media, secara tidak langsung AS, Rusia bahkan Prancis dan Inggris menyediakan senjata untuk ISIS.
Bahkan lembaga Amnesti Internasional memberikan klaim bahwa senjata yang dipegang para militan ISIS disediakan secara tidak langsung oleh kekuatan dari Barat yang juga ingin menghancurkan mereka.
Pasokan senjata dari mulai senapan, mortar dan misil telah banyak beredar di Irak yang diberikan oleh AS dan Inggris, untuk membantu pemerintah negara itu pasca jatuhnya Saddam Hussein.
"Setelah bertahun-tahun peredaran senjata di Irak berarti bahwa ketika ISIS mengambil alih salah satu wilayah di Irak, maka akan seperti 'anak-anak' di toko permen," kata Oliver Sprague, Direktur Program Persenjataan Amnesti Internasional divisi Inggris, sebagaimana dilansir dari Mirror, Kamis (10/12/2015).
Amnesti Internasional juga menambahkan bahwa militan ISIS mendapatkan senjata dari berbagai negara tersebut ketika pada Juni 2014, mengambil alih kota Mosul, Irak. Karena disana ada pangkalan dan gudang senjata dari tentara AS, tidak luput juga kendaraan lapis baja, militan ini langsung mendapatkan salah satu pasokan senjata terbesar mereka.
Namun, fakta di lapangan menunjukan para militan radikal ini lebih cenderung menggunakan senapan laras panjang AK-47 atau Kalshnikovs buatan Rusia, bahkan penyerangan teror Paris sendiri, ISIS menggunakan AK-47. Masih belum diketahui bagaimana mereka mendapatkan AK-47, tapi banyak yang memberikan klaim bahwa para daesh mendapatkannya dari pasar gelap.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T