Senin, 27 Apr 2026

ISIS Hasilkan Rp6,9 Triliun dari Jual Minyak Ilegal

Jumat, 11 Des 2015 08:48
Reuters
Pejabat senior Departemen Keuangan AS, Adam Szubin, memperkirakan ISIS memperoleh dana segar dari penjualan minyak ilegal dan merampas bank
LONDON – Kelompok militan ISIS diperkirakan mendapatkan dana segar senilai total USD1,5 miliar atau sekira Rp20,9 triliun untuk membiayai aksi terorisme mereka. Sejumlah USD500 juta atau sekira Rp6,9 triliun di antaranya dihasilkan dari menjual minyak secara ilegal di pasar gelap.

Uang senilai satu miliar dollar lagi mereka hasilkan dari merampas bank-bank di Irak dan Suriah. Nilai tersebut diungkapkan seorang pejabat senior Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS), Adam Szubin saat berbicara di London, Inggris.

"ISIS berhasil mendapatkan dana segar senilai USD1,5 miliar hasil dari penjualan minyak secara ilegal di pasar gelap dan merampas bank," ujar Szubin, sebagaimana diberitakan Reuters, Jumat (11/12/2015).

"Saya pikir nilainya bisa lebih karena mereka juga melakukan pemerasan dengan cara brutal ke warga lokal di wilayah-wilayah yang mereka kuasai," lanjut pria berkacamata itu.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.