- Home
- Internasional
- ISIS Hasilkan Rp6,9 Triliun dari Jual Minyak Ilegal
ISIS Hasilkan Rp6,9 Triliun dari Jual Minyak Ilegal
Jumat, 11 Des 2015 08:48
Uang senilai satu miliar dollar lagi mereka hasilkan dari merampas bank-bank di Irak dan Suriah. Nilai tersebut diungkapkan seorang pejabat senior Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS), Adam Szubin saat berbicara di London, Inggris.
"ISIS berhasil mendapatkan dana segar senilai USD1,5 miliar hasil dari penjualan minyak secara ilegal di pasar gelap dan merampas bank," ujar Szubin, sebagaimana diberitakan Reuters, Jumat (11/12/2015).
"Saya pikir nilainya bisa lebih karena mereka juga melakukan pemerasan dengan cara brutal ke warga lokal di wilayah-wilayah yang mereka kuasai," lanjut pria berkacamata itu.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T