Kamis, 02 Jul 2026

Ini Alasan Para Pembelot Mengkhianati ISIS

Selasa, 22 Sep 2015 09:37
BBC
Pejuang kelompok militan ISIS
LONDON – Semakin banyak pembelot kelompok yang menamakan diri ISIS bersedia mengungkapkan alasan di balik pengkhianatan mereka.

Seperti diberitakan Okezone sebelumnya, mereka kecewa terhadap fakta di lapangan, namun mereka takut akan keselamatan jiwa mereka bila berbicara di depan umum, baik kemungkinan ancaman dari anggota-anggota ISIS maupun tuntutan hukum di negara asal.

Namun berdasarkan penelitian yang dilakukan salah satu perguruan tinggi ternama di Inggris, King's College di London, tercatat 58 pembelot bersedia berbicara. Dua pertiga dari jumlah itu membelot tahun ini.

Penelitian mengungkap beberapa alasan mengapa mereka meninggalkan kelompok yang terutama beroperasi di Suriah dan Irak itu.

Sebagian besar dari mereka tidak setuju dengan kebrutalan yang ditimpakan kepada sesama Muslim. Faktor lainnya, mereka tidak setuju dengan tindakan-tindakan yang dianggap menyimpang dari ajaran Islam, termasuk korupsi di lingkungan kelompok itu.

Sebagian mengaku terus terang kecewa dengan kualitas hidup di bawah ISIS.

"Biasanya mereka ini adalah yang bergabung dengan ISIS untuk mendapatkan keuntungan materi dan karena alasan 'egois', dan dengan cepat menyadari tak ada barang-barang mewah dan mobil yang telah dijanjikan bakal terwujud," demikian laporan yang disusun oleh Pusat Internasional untuk Studi Radikalisasi (ICSR) King's College.

Dua mantan pejuang ISIS mengatakan mereka membelot setelah tahu akan dijadikan pengebom bunuh diri.

Disebutkan oleh ICSR, ratusan mantan anggota kelompok militan sekarang sudah membelot atau berusaha membelot.

Puluhan di antara mereka diyakini melarikan diri melalui Turki, sedangkan sebagian lainnya dilaporkan ditangkap dan kemudian dieksekusi.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 16:48

    Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:09

    KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:08

    Lantik 38 Pejabat, Bupati Asmar Dorong Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Responsif

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat administrator dan pejabat pengaw

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:31

    LBH Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Sembilan Warga Rupat Utara ke Polda Riau

    PEKANBARU - Gabungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ICMI Wilayah Riau dan LBH Pekanbaru resmi mengadukan dugaan tindak kekerasan fisik oleh oknum aparat Polsek Rupat Utara terhadap sembilan warga sipil.

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:19

    Pesona Batik Motif Bakar Tongkang Karya Miskiah Angkat Budaya Rokan Hilir ke Kancah Nasional

    BAGANSIAPIAPI - Perayaan Festival Ekraf Pesona Beapi Besenergi Kawasan Qris yang memeriahkan event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi sukses menarik perhatian masyarakat luas. Dari 35 stand bazar yang me

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor