Jumat, 12 Jun 2026

Inilah Para "Biarawati" Penanam Ganja di AS

Senin, 04 Jan 2016 09:37
twitter
Suster Kate dan Suster Darcey memperlihatkan ganja yang mereka kembangkan
MERCER – Terdapat sekelompok "biarawati" di California, Amerika Serikat (AS), yang bekerja sebagai petani yang spesialisasinya mengembangkan tanaman ganja.

Mereka bukanlah biarawati biasa yang dikenal akrab dengan ruang lingkup agama, namun para perempuan ini saling memanggil rekannya dengan istilah biarawati lebih karena kebiasaan. Kelompok biarawati yang lain dari biasanya ini memiliki nama 'Sisters of the Valley'.

Para biarawati tersebut sudah berkecimpung di bisnis ganja selama beberapa tahun. Tentu saja bisnis ini legal, karena ganjanya mereka kembangkan demi tujuan medis.

Suster Kate dan Suster Darcey yang berasal dari Merced, California, mengatakan sepanjang tahun mereka telah memproduksi tonik dan salep yang berasal dari ganja atau zat cannabinoids (CBD).

Namun, para "suster" ini mengatakan tidak pernah memproduksi zat THC yang dapat menyebabkan penggunanya mabuk. Dilaporkan, para suster ini menanam ganja demi menyembuhkan penyakit. Mereka meracik ganja sedemikian rupa agar dapat menjadi obat.

Tapi, "obat" yang mereka racik tidak berharga murah. Seberat 2 ons minyak CBD yang dikatakan dapat mengurangi rasa nyeri dijual USD85 atau sekira Rp1.181.500.

"Kami membuat minyak CBD yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit, dan kami juga membuat salep yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit dari migrain, pusing akibat mabuk, sakit telinga, ruam popok, dan sakit gigi," kata Suster Kate, sebagaimana dilansir RT, Senin (4/1/2015).

Tetapi, dikabarkan bisnis dari para "biarawati" ini terancam ditutup akibat adanya perencanaan untuk pelarangan pertanian ganja di wilayah Kota Mercer, California

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:59

    Enam Tahanan Kabur Saat Dibawa Mobil Tahanan Kejari Pekanbaru Ke Pengadilan

     PEKANBARU- Enam tahanan kasus tindak pidana yang akan menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, melarikan diri (kabur) dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.K

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:49

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026

    PEKANBARU - Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) tak hanya menjadi momentum strateg

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:45

    Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sepanjang 2026.Program tersebut men

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:41

    Tegas, Iran Bakal Tindak Kapal Lintasi Selat Hormuz Tanpa Izin

    Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) wanti-wanti kapal yang mencoba melintasi Seat Hormuz tanpa izin. Sebelumnya, Iran kembali menutup Selat Hormuz di tengah meningkatnya eskalasi konflik Timur Teng

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.