Rabu, 22 Apr 2026

Iran Minta Rusia Perluas Serangan Udara ke Irak

Kamis, 08 Okt 2015 10:56
Reuters
Jet tempur Rusia gempur ISIS di Suriah
TEHERAN – Pemerintah Iran telah menyatakan dukungannya terhadap tindakan Pemerintah Rusia yang mulai meluncurkan serangan udara dan menempatkan pasukannya di Suriah untuk memerangi kelompok militan ISIS.

Pernyataan Pemerintah Iran disampaikan oleh Kepala Pasukan Elit Iran, Jenderal Qassem Soleimani. Menurutnya, serangan udara Rusia untuk membasmi ISIS di Suriah memiliki peranan penting dalam proses mengatasi krisis di Timur Tengah.

"Sebenarnya, saya sudah menyatakan ini sejak kunjungan saya ke Moskow pada Agustus 2015. Dalam pertemuan dengan Pemimpin Rusia dan Irak di Moskow, saya menyampaikan bahwa serangan udara Rusia ke Suriah untuk memerangi ISIS sangat penting," ujar Soleimani, seperti dikutip CBS News, Kamis (8/10/2015).

"Bahkan, Rusia sebenarnya juga dapat memperluas kampanye serangan udaranya ke Irak untuk memerangi ISIS. Hal itu juga disampaikan pemimpin Irak dalam pertemuan pada Agustus 2015 di Moskow," sambungnya.

Sebagaimana diberitakan pada Rabu 30 September, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah melancarkan serangan udara pertama ke basis militer ISIS di Suriah.

Serangan itu dilancarkan setelah Presiden Vladimir Putin mendapat dukungan dari Parlemen Rusia untuk menggelar operasi militer guna memerangi ISIS dan merespons pembicaraan dengan Obama di Sidang Majelis Umum PBB.

Bahkan, hanya dalam waktu 24 jam, Angkatan Udara (AU) Rusia mengakui bahwa mereka telah meluncurkan 20 serangan udara ke wilayah Suriah.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 18:39

    Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka

    INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:36

    PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun

    JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:33

    Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai

    JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:27

    Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:19

    Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!

    JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.