Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Jamilah Dibunuh di Malaysia, 4 Teman Serumah yang Ditahan Semuanya WNI

Internasional

Jamilah Dibunuh di Malaysia, 4 Teman Serumah yang Ditahan Semuanya WNI

Sabtu, 19 Jan 2019 14:07
Detik.com
MALAYSIA - Empat orang yang ditahan terkait pembunuhan seorang wanita Indonesia bernama Jamilah Mat Shaari di Seri Kembangan, Malaysia, diketahui semuanya berkewarganegaraan Indonesia. Keempat WNI itu akan diinterogasi polisi Malaysia.

Seperti dilaporkan kantor berita Bernama dan dilansir The Star, Sabtu (19/1/2019), Kepala Kepolisian Distrik Serdang, Ismadi Borhan, dalam keterangannya menyebut dua pria dan dua wanita yang ditahan terkait kasus pembunuhan ini akan ditahan selama lima hari mulai Jumat (18/1) waktu setempat.

Ismadi menambahkan bahwa keempat orang yang ditahan itu semuanya warga negara Indonesia. Namun identitas keempatnya tidak diungkap ke publik.

Motif di balik pembunuhan ini masih diselidiki lebih lanjut. Namun dugaan sementara adalah kecemburuan akibat adanya orang ketiga.

"Motif dari insiden ini diyakini karena kesalahpahaman atau kecemburuan karena orang ketiga, bisa seorang kekasih atau pendamping lainnya," sebut Ismadi dalam pernyataannya.

Korban yang diidentifikasi berusia 33 tahun ini pertama kali ditemukan oleh saudari iparnya pada Kamis (17/1) sore waktu setempat. Saat itu sang saudari ipar mengaku baru pulang kerja. Informasi lain menyebut bahwa sang saudari ipar ini tinggal satu rumah dengan korban, namun tidak diketahui pasti apakah dia termasuk dalam empat orang yang ditahan polisi.

Laporan media-media lokal Malaysia menyebut korban tergeletak di atas kasur di dalam kamarnya dan dalam keadaan telanjang saat ditemukan.

Autopsi postmortem telah dilakukan terhadap jenazah korban di Rumah Sakit Serdang. Hasilnya menunjukkan bahwa korban tewas akibat tercekik. Laporan postmortem juga menunjukkan tidak ada luka-luka lain di tubuh korban, termasuk tidak adanya tanda-tanda bekas kekerasan dan pemerkosaan.

Media lokal Malaysia menyebut Jamilah yang seorang ibu tunggal ini bekerja paruh waktu sebagai pembantu rumah tangga. Korban dilaporkan tinggal di sebuah apartemen sewaan di kawasan Taman Universiti, Seri Kembangan, Malaysia bersama empat orang lainnya.


(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 11:42

    Ketum TP Posyandu: Percepatan Registrasi Perkuat Peran Posyandu sebagai Pusat Pelayanan Masyarakat

    Ketua Umum Tim Pembina (TP) Posyandu Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya percepatan registrasi Posyandu sebagai langkah memperkuat peran Posyandu dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyaraka

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:41

    Jaksa Tunggu Pelimpahan Berkas Kasus Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris di Pekanbaru

    PEKANBARU - Pihak kejaksaan kini tengah menunggu pelimpahan berkas kasus perampokan dan pembunuhan nenek Dumaris Sitio (60) di Pekanbaru.Ada 4 orang tersangka dalam kasus ini. Mereka terdiri dari dua

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:35

    Kejari Kuansing Luruskan Maksud Pendampingan Proyek MTQ Bukan Melindungi Kontraktor

    TELUKKUANTAN - Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi menegaskan bahwa pemdampingan pembangunan Astaka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan untuk melindungi kontraktor.Pengerjaannya saat ini masih tengah

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:34

    Kapolda Riau Janji Usut Dugaan Aktivis IMM Dipukul Aparat Saat Demo di DPRD Riau

    PEKANBARU - Polda Riau menerima penyampaian tuntutan dan laporan pengaduan dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bersama Aliansi Cipayung Plus Kota Pekanbaru terkait dugaan tindakan kekerasan yang

  • Kamis, 25 Jun 2026 11:32

    Guru Besar Unri: Sekolah Rakyat Bisa Putus Mata Rantai Kemiskinan Antar Generasi

    PEKANBARU â€" Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau, Prof. Dr. Hermandra, S.Pd., M.A., menilai program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat berpotensi menjad

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.