Jumat, 12 Jun 2026

Jurnalis Perempuan Pertama yang Dieksekusi Mati ISIS

Rabu, 06 Jan 2016 08:48
Telegraph
Ruqia Hassan (30), jurnalis perempuan pertama yang dieksekusi mati ISIS.
RAQQA – ISIS kembali melakukan eksekusi mati atas seorang jurnalis. Kali ini, mereka memenggal kepala seorang jurnalis perempuan beragama Islam.

Ruqia Hassan (30), menjadi jurnalis perempuan pertama yang dihukum mati kelompok teroris ini di Raqqa, Suriah. Aktivis media yang biasa menulis dengan nama pena Nissan Ibrahim ini telah dibunuh sejak September 2015, namun kabarnya baru terkuak sepekan terakhir.

"Saya di Raqqa dan saya mendapat ancaman kematian. Ketika ISIL (nama lain ISIS) menahan dan membunuh saya, tidak apa-apa. Karena saat mereka memenggal kepala dan saya yang mendapat pahala. Ya, ini lebih baik daripada hidup memalukan," demikian pesan terakhir yang diunggah ke media sosialnya, seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (6/1/2016).

Ruqia ditangkap ISIS setelah ketahuan menjadi mata-mata untuk menginvestigasi kekejaman ISIS di Suriah. Ia menuliskan semua yang ia lihat dan alami di Facebook-nya. Ia juga tak segan-segan mengkritisi kelompok ekstremis itu dan mengungkapkan segala tindak tanduk ISIS di wilayah kekuasaannya di Raqqa.

Perempuan keturunan Kurdi ini diketahui menghilang sejak Juli 2015. ISIS memberi tahu keluarganya mengenai kematian sang jurnalis. Teman-teman Ruqia dalam satu grup Facebook yang sama juga menyampaikan belasungkawa mereka.

Grup aktivis tersebut mengatakan, Ruqia bukanlah satu-satunya jurnalis perempuan yang dibunuh ISIS di Suriah. Masih ada jurnalis perempuan lain yang sudah jadi korban algojo ISIS, namun identitas mereka belum diungkapkan ke publik.

Pada akhir tahun lalu, ISIS juga telah menewaskan editor majalah bulanan Hentah, Naji Jerf karena telah mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan ISIS di Raqqa. Sejauh ini jurnalis yang dibunuh ISIS antara lain, jurnalis AS James Wright Foley, jurnalis foto asal Jepang Kenji Goto dan Jumpei Yasuda.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:59

    Enam Tahanan Kabur Saat Dibawa Mobil Tahanan Kejari Pekanbaru Ke Pengadilan

     PEKANBARU- Enam tahanan kasus tindak pidana yang akan menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, melarikan diri (kabur) dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.K

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:49

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026

    PEKANBARU - Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) tak hanya menjadi momentum strateg

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:45

    Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sepanjang 2026.Program tersebut men

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:41

    Tegas, Iran Bakal Tindak Kapal Lintasi Selat Hormuz Tanpa Izin

    Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) wanti-wanti kapal yang mencoba melintasi Seat Hormuz tanpa izin. Sebelumnya, Iran kembali menutup Selat Hormuz di tengah meningkatnya eskalasi konflik Timur Teng

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.