Sabtu, 18 Apr 2026

Internasional,

Kabur ke Hutan, Penembak Mati 2 Polisi Australia Masih Diburu

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 29 Agu 2025 16:30
Detiknews.com
Polisi Australia masih terus memburu pria bersenjata yang kabur usai menembak mati dua polisi. Polisi menyerukan pria itu untuk "meletakkan senjata apinya", saat mereka memburunya di kawasan hutan yang lebat. Operasi pengejaran ini telah memasuki hari keempat.

Tersangka berusia 56 tahun yang bersenjata lengkap tersebut, Dezi Freeman, melarikan diri ke semak-semak pada hari Selasa lalu, setelah melepaskan tembakan ke arah tim yang terdiri dari 10 petugas polisi di rumahnya di timur laut negara bagian Victoria.

Penembakan di kota Porepunkah tersebut menewaskan detektif Neal Thompson yang berusia 59 tahun dan polisi senior Vadim De Waart yang berusia 35 tahun.

Seorang polisi lainnya terluka dan dijadwalkan menjalani operasi untuk kedua kalinya, tetapi diperkirakan akan pulih, kata polisi.

"Prioritas utama kepolisian Victoria adalah memburu pembunuh ini," kata kepala polisi negara bagian Victoria, Mike Bush, dalam konferensi pers, dilansir kantor berita AFP, Jumat (29/8/2025).

"Kami yakin dia bersenjata dan masih berbahaya," imbuhnya.

Lebih dari 450 petugas polisi dikerahkan untuk penyelidikan dan pencarian Freeman, yang diyakini memiliki keterampilan bertahan hidup di hutan dan pengetahuan yang baik tentang daerah tersebut.

"Jika orang itu mendengarkan, sudah saatnya untuk meletakkan senjata api dan menyerahkan diri, agar kita semua dapat menyelesaikan masalah ini dengan aman," kata Bush.

Media Australia melaporkan bahwa pria bersenjata itu adalah penganut teori konspirasi radikal dan bagian dari gerakan "warga negara berdaulat" yang percaya bahwa hukum tidak berlaku bagi mereka.

Penembakan mematikan terbilang jarang terjadi di Australia, dan kematian polisi bahkan lebih jarang lagi.

Larangan senjata otomatis dan semi-otomatis telah diberlakukan di Australia sejak penembakan massal tahun 1996 di Port Arthur, Tasmania, di mana seorang pria bersenjata menewaskan 35 orang.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.