Minggu, 28 Jun 2026

Kelompok Militan ISIS Dinilai Buatan AS

Selasa, 04 Agu 2015 09:30
Reuters
Hillary Clinton

TEHERAN-Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei, dalam situsnya kembali menyinggung teori konspirasi di mana, dia menuding kelompok militan ISIS buatan Amerika Serikat (AS). Bahkan dalam situsnya, Khamenei menyebut bahwa Hillary Clinton ikut mengakui teori itu dalam memoarnya.

Hillary Clinton kini menjadi kandidat calon presiden AS terkuat. Mantan Ibu Negara AS di era Presiden Bill Clinton itu sempat menjadi Menteri Luar Negeri AS di era Presiden Barack Obama sebelum akhirnya digantikan oleh Menteri Luar Negeri AS saat ini, John Kerry.

"Beberapa orang Warga AS telah mengaku dalam memoarnya sendiri (termasuk memoar Hillary Clinton) bahwa mereka telah memainkan peran dalam menciptakan, mengembangkan dan membangun Daesh dan hari ini juga, mereka mendukungnya," ujar Khamenei dalam situs resminya. Daesh adalah istilah Arab untuk menyebut kelompok ekstremis ISIS.

Tudingan Khamenei itu sejatinya diambil dari pidatonya dalam perayaan Idul Fitri lalu di depan pejabat pemerintah Iran dan para duta besar. Namun, diterbitkan ulang di situs resmi Pemimpin Tertinggi Iran tersebut, yang dikutip CNS News, Selasa (4/8/2015).

"Sekarang, koalisi terhadap Daesh telah dibentuk. Tentu saja, saya tidak percaya bahwa ada koalisi yang nyata melawan Daesh," ujar Khamenei.

"Ini adalah Anda yang merupakan pembela terorisme!," teriak Khamenei yang ditujukan kepada AS, negara-negara Barat dan sekutu AS di Timur Tengah. "Ini adalah Anda yang telah menciptakan Daesh. Ini adalah Anda yang melatih para teroris."

Khamenei juga menuduh musuh-musuh Iran-lah yang telah menciptakan Al Qaeda. "Organisasi-organisasi kriminal, termasuk Al Qaeda, Daesh dan sejenisnya, diciptakan dengan tujuan mengadu domba kita terhadap satu sama lain dan membuat negara-negara saling berhadapan," katanya."Ini telah melampaui batas dan tangan yang berbahaya dari musuh."

Setahun yang lalu, memoar Hillary itu juga beredar Mesir dan di tempat lain. Bunyinya nyaris sama, yakni Hillary mengakui bahwa AS menciptakan ISIS. Kendati demikian, tidak sedikit yang percaya bahwa memoar Hillary itu palsu.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.